Pinjaman Modal Pemulihan Ekonomi Nasional Segera Disalurkan Bank Mandiri Area Jambi



Rabu, 08 Juli 2020 - 16:21:10 WIB



Pimpinan Bank Mandiri Area Jambi Suroso Djailani
Pimpinan Bank Mandiri Area Jambi Suroso Djailani

JAMBERITA.COM- PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jambi mengklaim menjadi salah satu Bank yang ditunjuk Pemerintah untuk menyalurkan pinjaman kredit dalam rangka program pemulihan ekonomi nasional di masa Pandemi Covid-19.

Pimpinan Bank Mandiri Area Jambi Suroso Djailani mengatakan, pihaknya baru-baru ini sudah mulai melakukan kegiatan Zoom Meeting dengan pelaku-pelaku industri yang ada di provinsi Jambi, baik itu Kadin, Asosiasi maupun ke masyarakat.

"Itu terkait dengan PMK nomor 20 program pemulihan ekonomi nasional, kami sangat antusias," bebernya dalam Meet Up Santuy Mendiri Grup Area Jambi bersama awak Media, di Jl Jendral Gatot Subroto Nomor 60.A Jambi, Rabu (8/7/2020).

Keempat 4 Bank yang ditunjuk tersebut yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN diberikan modal pinjaman masing-masing sebesar Rp10 Triliun (T) untuk seluruh indonesia. Dalam waktu selama tiga bulan kedepan modal tersebut harus disalurkan kepada masyarakat.

"Dari 42 Cabang Mandiri siap menyalurkan kredit ke setiap kabupaten kota yang ada di Provinsi Jambi, namun tetap ada koridor ada kehati-hatian dan ada aturan. Karena tidak semua usaha yang bisa diberikan kredit," jelasnya.

Suroso menjelaskan, keempat Bank yang ditunjuk pemerintah menjadi Himpunan Bank-bank Negara (Himbara) yang harus mengikuti aturan-aturan yang ditentukan oleh setiap regulator, baik dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP).

"Penyaluran per segmen, baik itu segmen Kurs, mulai dari Rp5 juta sampai Rp500 juta.Terus segmen menengah, maupun segmen komersial. Jadi dibagi Rp10 T, itu kepada segmen-segmen, ini di harapkan semua dapat di rasakan,  dan menerima kucuran dana pemulihan ekonomi nasional itu," sebutnya.

Untuk kategori penerima pinjaman ini kata Suroso, tentunya nasabah yang mempunyai catatan perbankan yang baik dan pihaknya juga akan melihat dari sisi kemampuan penerima kredit dalam melakukan pinjaman. "Tapi sepanjang dia sesuai dengan ketentuan dan aturan justru sekarang sedang cari," ujarnya.

Keringanan dari pinjaman program ini adalah dari suku bunga yang sangat murah yaitu dibawa suku bunga dasar kredit dalam satu tahun 8,75 untuk suku bunga komersial dengan menengah dengan jangka waktunya maksimal 5 tahun, kalau kurs memang jauh dibawa lagi yakni 6 persen pertahun.

"Nantinya pinjaman modal itu akan dikembalikan lagi kepada pemerintah dari modal Rp10 T akan menjadi Rp30 T yang akan disetorkan dalam bentuk data pinjaman nasabah yang sudah disalurkan," ungkapnya.

Suroso menyampaikan bahwa program pinjaman ini baru saja dilaksanakan yakni berkisar satu Minggu ke belakang, sementara untuk di wilayah Provinsi Jambi sendiri antusias masyarakat cukup banyak. "Masyarakat bisa melakakan pinjaman ke Himbara, termasuk Mandiri. Jika ada kendala, silahkan masyarakat tanyakan kepada Mandiri terdekat, kendala nya apa," pungkasnya.(afm)







loading...