Perwakilan BPKP Jambi Gelar FGD, Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional



Selasa, 30 Juni 2020 - 19:22:53 WIB



JAMBERITA.COM - Di tengah wabah pandemi Covid-19 yang saat ini masih terus terjadi. Presiden RI memberikan perhatian terhadap pentingnya pemulihan ekonomi nasional akibat dampak Covid-19.

Hari ini Perwakilan BPKP Provinsi Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD), di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jambi dengan tema "Mengembangkan Peran Perguruan Tinggi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Kenormalan Baru melalui Pengembangan UMKM dan Koperasi".

Acara ini dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Batang Hari, Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam, Ketua Inkubator Bisnis Universitas Jambi, Ketua STISIP Nurdin Hamzah, Inspektorat Provinsi Jambi, Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi dan Kepala BPBD Provinsi Jambi.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Rudy M. Harahap dalam paparannya menyampaikan terdapat 4 upaya yang harus dilakukan Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Jambi untuk membantu pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah Daerah harus melakukan pendataan pelaku usaha/UMKM sebagai acuan berbagai kebijakan, menyusun rencana kegiatan pemulihan ekonomi dan pemetaan atas pembiayaan (APBD, Dana insentif daerah, DAK khusus, Pinjaman Daerah), menyiapkan skema insentif daerah untuk mendorong percepatan kebangkitan ekonomi daerah, dan memprioritaskan bantuan bagi UMKM yang belum di-cover oleh bantuan yang sudah disediakan oleh pemerintah pusat,” ujar Rudy.

Untuk diketahui secara nasional, UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 sekitar 64 juta pelaku ekonomi, baik dari sisi supply maupun demand. Di Provinsi Jambi sendiri, terdapat 457 Industri Kecil Menengah (IKM) dan 4.983 Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang terdampak dan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota.

Beberapa sektor UMKM bertahan di tengah Pandemi, di antaranya penyedia alat kesehatan (masker, sarung tangan, dan APD), penyedia bahan kebersihan (sanitizer dan disinfektan), usaha sembako, makanan beku, peralatan masak, dan jasa ekspedisi. Selain itu, UMKM yang telah memanfaatkan platform online, terutama retail dan makanan siap saji. (sap)









loading...