69 Anak dan Perempuan di Jambi Alami Tindakan Kekerasan, Pelecehan Seksual hingga Penelantaran



Minggu, 28 Juni 2020 - 16:28:04 WIB



JAMBERITA.COM- Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi mencatat angka kasus kekerasan dan pelecehan seksual selama Pandemi Covid-19.

"Meningkat tinggi nggak, tapi tetap seperti biasa," ungkap Kepala UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jambi Asi Noprini ketika dihubungi jamberita.com, Minggu (28/6/2020).

Menurut Asi sampai dengan 8 Juni 2020, jumlah kasus tercatat sebanyak 69 orang, itu terdiri dari 43 orang anak dan 23 perempuan. Kekerasan terhadap Fisik 5 orang anak dan 5 orang perempuan.

Kemudian, korban Psikis terdapat 34 orang anak, 19 perempuan dan 3 orang laki-laki dewasa."Kekerasan seksual 29 anak dan 1 perempuan, penelantaran 2 orang terhadap anak, 4 orang Perempuan," ujarnya.

Secara keseluruhan angka kasus terbanyak itu merupakan korban psikis terjadi pada perempuan, dan pelecehan seksual, psikis pada anak. Selain itu, ada 2 orang anak korban dari pencabulan dan 1 perempuan psikis masuk rumah perlindungan.

"Itu yang langsung dilayani, bukan hanya kota tapi kabupaten juga, provinsi yang memberikan layanan langsung. Dan kasus yang sudah selesai, 2 perempuan dan 1 anak," jelasnya.

Untuk proses hukum terhadap tindakan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak tersebut ada 17 orang anak dan 6 perempuan yang ditangani.

"Sedangkan kasus yang masih dalam proses hukum ada 15 orang anak, 6 perempuan. Ada juga 1 anak melakukan pengunduran diri tanpa pemberitahuan," pungkasnya.(afm)









loading...