Penundaan Pelaksanaan Pilkada, Pengamat Sebut Rugikan Calon dan Untungkan Partai



Minggu, 05 April 2020 - 15:02:43 WIB



Dori Efendi
Dori Efendi

JAMBERITA.COM- Wabah Virus Corona atau Covid-19 akhirnya membuat kesepakatan diantara lembaga penyelenggara pemilu, pemerintah, dan DPR untuk menunda pelaksanaan pilkada serentak 2020 di 270 daerah. KPU sendiri sudah membuat draf usulan 3 model waktu, yaitu Desember 2020, Maret 2021 dan September 2021.

Terhadap hal ini, Dori Efendi selaku pengamat politik mengatakan dengan penundaan ini membuat partai sangat diuntungkan dalam hal ini. Selain itu, para bakal calon yang ada saat ini juga akan sangat rugi dengan keputusan ini.

"Kami melihat seperti ini, apa lagi jika memang terjadi 'candidate buying' untuk mendapatkan partai politik. Dengan penundaan ini, bakal calon harus keluarkan lagi modal untuk memastikan partai politik tetap bersamanya," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Minggu (5/4/2020).

Ia mengatakan, dengan penundaan ini, apa yang sudah didapat oleh bakal calon saat ini pastinya harus kembali diulang. Terutama terhadap elektabilitas dan popularitas. Wabah ini membuat 2 elemen itu menjadi sangat jatuh karena masyarakat tidak lagi terfokus kepada itu semua.

"Partai menjadi untung karena mampu untuk kembali mempertimbangkan kemana arah dukungan akan diberikan kepada bakal calon. Tinggal bagaimana kekuatan lobi bakal calon yang ada untuk tetap mempertahankan atau bahkan bisa diambil oleh calon lain," tandasnya. (am)







loading...