Humas Dipinta Ekspos Data Covid-19 Libatkan Kadinkes, Kapolda Jambi: Supaya tak Keliru



Sabtu, 28 Maret 2020 - 13:03:12 WIB



Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi
Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi

JAMBERITA.COM- Kapolda Jambi Irjen Pol Drs Firman Shantyabudi memimpin rapat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi di ruang rapat Kantor BPBD di Telanaipura Kota Jambi, Sabtu (28/3/2020).

Dikatakan Kapolda dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona perlunya kerjasama Gugus Tugas Provinsi Jambi dalam menyusun suatu kegiatan yang terarah. "Resiko yang kita lakukan jika Provinsi Jambi tidak lockdown adalah memperbanyak kegiatan pencegahan," katanya.

Kapolda juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) agar memprioritaskan rapid test terhadap tenaga medis dan keluarganya.

"Update data PDP, ODP sampai yang positif jangan ada data yang duplikasi hal ini penting supaya publikasi tidak keliru," katanya.

Lebih lanjut untuk Bidang Kehumasan agar dapat mempublikasikan informasi tentang corona dengan tidak membuat panik masyarakat serta melibatkan Kepala Dinkes. "Saat ekspos agar diikutsertakan dari kadis kesehatan agar tidak ada kekeliruan," terangnya.

Kemudian untuk bidang-pencegahan agar inventarisasi titik masuk dari jalur darat laut dan udara disetiap kabupaten dan tim gugus tugas provinsi untuk membackup tugas di setiap kabupaten yang ada.

"Kemudian bidang logistik agar proaktif menjemput kebutuhan alat dan bahan pencegahan," ujarnya.

Lebih lanjut bidang pencegahan juga harus mendata tempat yang akan dilakukan penyemprotan dengan digolongkan tempat umum, sekolah tempat ibadah, serta instasi pemerintah (susunan rencana).

"Untuk peralatan logistik bisa diturunkan mobil Damkar s.d mobil AWC, bidang kesehatan agar menghitung kebutuhan alat, bahan termasuk tempat seperti APD, rapid test dan tempat isolasi," sebutnya.

Sementara dalam Bidang Pengamanan, kata Kapolda, Polri telah mengeluarkan perintah Ops kontijensi aman nusa, untuk laporan gugus tugas agar dibunyikan gugus tugas agar tidak ada temuan dari BPK.

"Gugus tugas di tingkat Provinsi harus bisa membackup kabupaten dalam memenuhi kebutuhan logistik RS rujukan dan pengamanan, bantuan dari masyarakat maupun dari pusat harus diekspos, agar semua barang bantuan tidak ada yang ambil keuntungan untuk diri sendiri," jelasnya.

Itu semua agar semua rencana kegiatan disusun dan dilaksanakan dengan melampirkan dokumentasi untuk laporan kegiatan. "Pengamanan tetap humanis dalam membubarkan setiap kegiatan berkumpulnya banyak orang," pintanya.

Danrem 042/Gapu Kol Arh Elphis Rudy menambahkan bahwa gugus tugas sudah dibentuk dan upaya bersama diatur dengan baik, mulai dari penyemprotan pencegahan dan pengamanan.

"Dalam bidang pencegahan agar lebih mensosialisasikan, karena masih banyak masjid yang tidak menggulung karpet dan masyarakat tidak bawa sajadah sendiri," pungkasnya.

Dalam rapat tersebut hadir Pj Sekda Prov Jambi, kepala BPBD Jambi, Karo ops, Dir krimsus, Dir Krimum, kasat Brimob, Kabid Humas, Kabid Dokkes, Wadir Intelkam, Karumkit Bhayangkara, koordinator Bidang Kadiskes, Kadis Hub, Karo Humas, Kadis Sosial.(afm)







loading...