Survey Indikator Politik Indonesia: Fasha Masih Cagub Terkuat di Pilgub, CE Runner Up



Kamis, 27 Februari 2020 - 06:06:21 WIB



Burhanuddin Muhtadi
Burhanuddin Muhtadi

JAMBERITA.COM- Posisi Walikota Jambi Sy Fasha di Pilkada Gubernur (Pilgub) Jambi 2020 semakin kokoh. Ini setelah lembaga survey nasional Indikator Politik Indonesia merelease hasil temuan survey mereka yang dilakukan pada 5-12 Februari 2020 lalu.

Elektabilitas Fasha masih menjadi yang terkuat di antara kandidat lainnya. Menariknya, dari beberapa lembaga survey yang sudah merelease hasil survey mereka, baik lokal Jambi maupun nasional, Fasha tetap menjadi yang teratas. Dimulai dar survey lembaga Idea Institute, Charta Politika Indonesia, Aksara Data Research Center Jambi (ADRC) hingga Indikator Politik, Fasha unggul dari pesaingnya dengan persentase yang tidak berbeda jauh dari hasil survey beberapa lembaga lainnya.

‘’Survey ini kita lakukan 5-12 Februari 2020, jumlah responden survei sebanyak 1.100 responden dengan basis sample sebanyak 800 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling. Ukuran sampel 800 responden memiliki toleransi kesalahan (Margin of Error sekitar plus minus 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,’’ jelas Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, MA, Ph.D dalam releasenya.

Keunggulan Sy Fasha, katanya, baik dari pertanyaan top of mind maupun semi terbuka dengan berbagai simulasi yang dilakukan. Dari temuan survey itu, kata Buranuddin, untuk simulasi 4 nama, Sy Fasha meraih 25,6 Persen, Cek Endra 17,2 Persen, Al Haris 14,5 Persen dan Fachrori Umar 11,7 Persen.

‘’Di antara 4 nama calon, Sy Fasha unggul signifikan dari 3 pesaingnya. Sementara Cek Endra, Al Haris dan Fachrori Umar masing-masing dukungannya secara statistik tidak berbeda signifikan,’’ jelas alumni doktor Australian National University (ANU) itu.

Selain temuan survey untuk elektabilitas calon gubernur, lanjut peraih titel Master of Arts (MA) dengan spesialisasi Politik Indonesia dari Australian National University itu, pihaknya melakukan simulasi survey tingkat elektabiliitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Dari simulasi 4 nama, jika Sy Fasha menggandeng Walikota Sungai Penuh AJB sebagai pendampingnya, pasangan ini akan unggul signifikan dari 3 pasangan calon lainnya. Fasha-AJB memperoleh 27,5 persen suara, disusul pasangan Cek Endra-Sukandar 18,8 persen, Al Haris-Abdullah Sani 15,4 persen dan Fachrori Umar-Rocky Chandra meraih 10,3 persen.

‘’Di antara 4 pasangan calon, Sy Fasha-AJB unggul signifikan dari 3 pasangan calon lainnya. Sementara pasangan calon lain masing-masing dukungannya secara statistik tidak berbeda signfikan dengan pasangan calon lain di bawahnya,’’ jelasnya. ()







loading...