Cerita CE Soal Modal Maju Pilgub: 15 Tahun Pimpin Perusahaan Multinasional, 15 Tahun Di Birokrasi



Jumat, 14 Februari 2020 - 13:22:04 WIB



JAMBERITA.COM- Kesempatan mendaftar di Golkar pada Jumat (14/2/2020) dijadikan Cek Endra, Kandidat Calon Gubernur untuk meyakinkan Partai Golkar untuk memilihnya dalam Pilgub 2020 mendatang.

Ia pun menceritakan pengalamannya bekerja selama 15 tahun di perusahaan multinasional dan 15 tahun menjadi kepala daerah. Menurutnya ini merupakan modal penting baginya untuk membangun Provinsi Jambi.

“Mungkin saya satu-satunya Cagub yang pernah bekerja di perusahaan di London, Jerman dan Hongkong,” katanya langsung disambut riuh.

Bahkan, perusahaan tempatnya bergabung adalah perusahaan multinasional yang sudah memiliki sistem yang sangat baik. Ia memimpin perusahaan dengan 200 ribu tenaga kerja. “Pada tahun 1984, kami adalah satu-satunya perusahaan di Indonesia yang sudah bisa transfer online itu pada tahun 1984,” katanya.

Karena itu, Ia sudah biasa bekerja dengan target. Karena memimpin kabupaten dan Provinsi juga harus bekerja untuk menjalankan target melalui pencapaian visi dan misi. “Gabungan kombinasi pengalaman saya 15 tahun di perusahaan, 15 tahun di birokrasi, ini modal sosial saya untuk memimpin Jambi,” katanya.

Makanya untuk mempercepat pembangunan adalah bagaimana melakukan penyederhanaan birokrasi. Jangan sampai program yang dibuat terhambat karena harus pakai nota dinas.

Menurutnya, yang terpenting sebenarnya kepala daerah tidak lagi mengurus hal yang remeh-temeh. “Mau bentuk panitia harus nota dinas kepala daerah. Kalau dengan saya tidak perlu lagi, itu selesai di bawah,” katanya.

Ini sudah dipraktekkannya di Sarolangun. Padahal yang tidak urgen tidak perlu melapor pakai surat yang membuatnya harus membaca tumpukan kertas setiap harinya. “Seperti kadis kalau ada undangan, foto saja lewat WA, saya tinggal kasih izin. Tehnologi harus dimanfaatkan. Jangan sampai program bantuan untuk rakyat harus menunggu nota dinas yang akhirnya dak jadi,” katanya.

Selain itu, kepala daerah juga harus tahu dengan apa yang dikerjakannya. Karena gubernur itu harus jadi ketua kelas bagi bupati. Kepala daerah juga harus lebih cerdas dari OPD. “Jangan dikit-dikit tanya ajudan. Surat itu nanya ke ajudan ini surat apa,” katanya.

Menurutnya, pemimpin diciptakan dari pengalaman. “Makanya, Jangan salah pilih pemimpin. Yakinlah kawan kami tidak main main, serius untuk mengurus Jambi melompat maju cepat, sudah malu dengan sumsel, meloncat paling tidak bisa sedikit diatas lampung,” yakinnya.

Ia mengatakan, Alex Nurdin yang juga kader Golkar memimpin Sumsel itu 10 tahun dan berhasil menjadikan palembang menjadi kota internasional. “Saya kira jambi bisa. Infrstruktur sebuah daerah akan menjadi penilaian bagi investor dalam melirik sebuah daerah,”pungkasnya.(sm)












loading...