Wow..Ini 31 Lokasi Terindikasi Menjadi Tempat Peredaran Narkoba di Jambi



Selasa, 11 Februari 2020 - 19:00:21 WIB



JAMBERITA.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen Pol Heru Winarko hadir dalam kegiatan Sosialisasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika (P4GN)(11/2/2020). Kegiatan dihadiri oleh BNN RI, Gubernur Jambi, Sekda Provinsi, BNN Provinsi, Kepala OPD dan seluruh dinas terkait.

Heru menyampaikan bahwa di provinsi Jambi ada 31 lokasi yang menjadi tempat peredaran narkoba. Beliau menambahkan Proses maping telah dilakukan dan datanya sudah dikirim ke kapolres terkait.

Adapun 31 lokasi tersebut tersebar di seluruh Provinsi Jambi. Untuk di kota Jambi sendiri wilayah Pulau Pandan, Danau Sipin, Buluran, Lebak Bandung, Sungai asam dan Rawasari.

Muaro Jambi ada satu yaitu Wilayah pulau Kayu Aro. Batanghari di wilayah Sungai Rengas dan Muaro sebo Ulu. Tanjung Jabung Timur di Kampung Nelayan, Jalan Bahagia, Lorong ma'ut, Kelapa Gading, Tungkal Harapan, Tungkal Ulu, Merlung dan Kecamatan Betara. Tanjung Jabung Timur di Nipah Panjang dan Mendahara Ulu.

Sarolangun di desa Nibung, Mandiangin dan Seberang. Merangin di desa Mampun, Kelurahan Rantau Panjang dan Kecamatan Tabir. Kabupaten Merangin Dusun Bangko dan kelurahan Bangko. Tebo di desa Rambahan, Tebo Ulu dan Kabupaten Tebo. Bungo ada desa Pelayang, Sungai Arang dan yang terakhir Kerinci Kecamatan Rawang dan Kecamatan Siulak.

Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Jambi Fachrori menyampaikan kekhawatirannya terhadap peredaran narkoba secara ilegal. Menurut Fachrori, Jambi merupakan wilayah yang cukup strategis. Namun, hal ini sering disalah gunakan untuk pengadaan narkoba secara ilegal.

"Provinsi Jambi terletak pada posisi yang strategis dan perkembangan perekonomian di wilayah Sumatra. Namun, posisi yang tersebut sering disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk peredaran narkoba", ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan naskah perjanjian hibah tanah dan bangunanan dari pemprov Jambi kepada BNN RI. Rencananya tanah dan bangunan akan dijadikan sebagai tempat rehabilitasi untuk para korban narkotika. (sap)









loading...