Puji Ruang Isolasi di RSU, Pinto Heran Pasien Diduga Terjangkit Corona Dirawat di Ruangan Lain



Selasa, 28 Januari 2020 - 17:42:25 WIB



JAMBERITA.COM - Meski belum ada hasil labor terhadap pasien yang diduga terjangkit virus Corona sampai dengan dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi Sabtu (25/1/2020), tentu masih menjadi momok kekhawatiran.

Terlebih beberapa masyarakat menyebutkan ruang isolasi yang digunakan RSUD Raden Mattaher Jambi dalam menangani pasien itu berada di kelas II. Mereka menilai ruangan yang disiapkan itu terkesan dadakan dan kurang memadai.

Kekhawatiran itu muncul karena ruangan yang disiapkan untuk menangani pasien cukup rentan sehingga rasa takut akan penularan virus melalui udara. Walaupun saat ini memang, belum adanya kepastian apakah positif atau tidak positif.

Menanggapi hebohnya dugaan virus Corona itu pula Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jaya Negara Abidin bersama Komisi IV DPRD Provinsi Jambi  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat kesiapan manajemen rumah sakit ketika menangani kasus kasus luar biasa.

Menariknya, Pinto bersama Wakil Direktur Pelayanan dr Dewi Lestari malah melihat ruangan isolasi rawat inap Nurdin Hamzah (NH) disebelah gedung lantai 6 RSUD yang memang sudah dipersiapkan sejak tahun 2017 akhir termasuk Alat Perlindungan Diri (APD).

Ia pun sempat mempertanyakan kenapa ruangan itu tidak digunakan pihak RSUD Raden Mattaher ketika menangani pasien yang dirujuk dari RS Siloam bahwa diduga terjangkit virus Corona, karena pasien mengaku pernah berpergian ke Wuhan China.

"Saya tadi, tidak sempat melihat ruangan yang ada pasien yang sempat dibilang terduga itu. Saya nggak tahu juga kenapa (ruangan isolasi NH) itu tidak digunakan," ujarnya, Selasa (28/1/2020).

Kalau melihat ruangan isolasi rawat inap NH itu, Pinto mengakui bahwa memang RSUD Raden Mattaher Jambi sudah ada ruangan isolasi dan sudah cukup lengkap, mulai dari tabung oksigen, tempat tidur sampai dengan alat penyaring udara.

"Hendaknya kita harus siaplah minimal di provinsi ini ada satu, tadi saya lihat sendiri sudah cukup bagus dan saya nilai rumah sakit ini sudah cukup siapan untuk kejadian luar biasa, misal Corona virus," tuturnya.

Lebih lanjut, Pinto mengatakan dewan melakukan sidak juga melihat apa saja yang menjadi kendala dan kukurangan, intinya dewan meminta agar pihak RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tetap meningatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan di rumah sakit lain di Jambi ini juga sudah siap juga, tetapi kalau di RSUD Raden Mattaher ini sudah cukup bagus," pungkasnya.(afm)












loading...