Isak Tangis Anak Penjual Tisu di Kota Jambi Pecah, Ini Pengakuannya



Jumat, 17 Januari 2020 - 21:06:20 WIB



JAMBERITA.COM - Isak tangis Anak Usia 9 Tahun yang berhasil diamankan pecah. Ini setela bapaknya bersama kakaknya berhasil kabur ketika diamankan Petugas Dinsos Kota Jambi. Sebelumnya mereka bersama kakak perempuannya itu tengah berjualan tisu di seputaran Jembatan Makalam. 

Sesampainya di Dinsos Kota Jambi satu anak yang berusia 9 tahun itu berhasil diamankan ke Dinsos. Ia terlihat lusuh dan menangis sedih. "Saya kelas 3 SD," sebutnya dengan sedih, Jum'at (17/1/2020).

Kemudian dia mengaku keberatan selalu diminta bapaknya agar berjualan tisu setiap harinya. Ini dilakukannya setelah ia bersama kakaknya itu pulang sekolah dengan rute jualan mulai dari Kota Baru, Simpang Kawat dan Simpang Makalam,.

"Kami tiga saudara, (kakak yang dibawa kabur bapaknya itu) umur 12 tahun sekarang kelas 4 SD, seharusnya kelas 1 SMP, tapi bapak sering ngajak pindah-pindah terus," jelasnya.

Anak itu mengaku ketika tidak berjualan tisu maka ia selalu dimarah bapaknya. Tak lama setelah diamankan Dinsos akhirnya ibu dari anak yang masih duduk dikelas 3 SD itupun, bersama ketua RT datang untuk menjemput anaknya.

"Dia (bapaknya setelah kejadian kabur) sudah pergi tadi nggak tahu bawa tas," sebut Istrinya kepada petugas Dinsos.

Dihadapan petugas, Ibunya juga tidak banyak berbicara. Petugas berharap Ia bisa memberi tahu suaminya agar tidak memperkerjakan anak dibawa umur. Apabila ada kejadian kekerasan dalam rumah tangga, Ibu itu juga diminta segera melapor ke pihak yang berwajib.  "Kami takut pak," sebutnya di hadapan petugas Dinsos dan RT yang mendapainginya.

Sementara anak perempuan lainnya juga berjualan tisu di Simpang Jelutung. Anak ini mengaku kelas 3 SMP di Kota Jambi, Ia berjualan karena ingin membantu ibunya beserta 3 orang adiknya.

"Bantu mama, bapak kami pisah dengan mamak, sejak bulan puasa tahun kemarin," sebutnya.

Tak berapa lama, Ia juga dijemput oleh ibunya yang membawa bayinya yang masih berusia 1,4 bulan. Ia pun berharap ke petugas Dinsos agar dapat memaklumi kegiatan anaknya karena anaknya membantu mencari nafkah ibu dan adik-adiknya.(afm)












loading...