Tim Penilai Adipura Pantau Pasar, Sekolah Dan TPA Di Tanjabtim



Senin, 16 Desember 2019 - 10:18:38 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Belum lama ini, Tim penilai Adipura mengunjungi Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu tanggal 13 dan 14 Desember 2019.

Kabupaten berjuluk Sepucuk Nipah Serumpun Nibung itu tahun ini ikut berkompetisi dalam hal kebersihan lingkungan melalui lomba Adipura.

Kedatangan Tim penilai disambut langsung oleh Bupati Tanjabtim, Romi Hariyanto, didampingi Kepala dinas Lingkungan hidup Tanjabtim, Gustin Wahyudi.

Di Hari pertama kunjungan, tim terlebih dahulu menggelar pertemuan dengan Bupati, Anggota DPRD dan kepala OPD terkait di kantor Bupati Tanjabtim.

Dalam kesempatan itu, tim gabungan
dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tersebut menjelaskan apa saja yang menjadi kriteria penilaian untuk dapat memboyong piala Adipura.

Bupati mengatakan, ia meminta kepada seluruh tim penilai untuk benar-benar objektif, sehingga kedepan dapat menjadi bahan evaluasi pemkab Tanjabtim untuk berbenah kearah yang lebih baik. Bupati menginginkan penilaian ini harus direspons serius oleh semua aparatur sipil negara dan warga di Kabupaten ini.

"Kami berharap tahun ini bisa meraih piala Adipura. Tapi, jika tahun ini gagal, kami optimis tahun depan kami bisa meraihnya karena kami akan mempelajari apa saja kekurangan dari penilaian di tahun ini," ujarnya.

Di Hari pertama, tim penilai Adipura, Bupati dan sejumlah kepala OPD terkait langsung mengunjungi sejumlah titik pantau, diantaranya kantor Bupati, kantor dinas Perkim, Bappeda, PURR, kantor dinas Lingkungan Hidup (LH), taman merakyat, komplek perumahan dinas, RSUD Nurdin Hamzah, Puskesmas Muara Sabak, jalan arteri atau protokol, pertokoan Talang Babat dan Taman Selaras Pinang Masak.

Di Hari kedua kunjungan, tim penilai adipura kembali melakukan penilaian di beberapa rute titik pantau. Penyisiran titik pantau ini diawali di Pasar Tradisional Parit Culum satu, kemudian berlanjut ke SMPN 21 dan SMPN 17.

Tim penilai juga menyambangi TPA Tanjabtim, SMK Perikanan, Bank Sampah Kartini, KSM pengelolaan sampah dan hutan kota Muara Sabak. Selama kunjungannya tersebut, tim tampak didampingi pihak Dinas LH Tanjabtim dan Camat Muara Sabak Barat.

Terpantau, tim penilai adipura sangat teliti dan menanyakan secara detail aspek-aspek terkait titik pantau yang dikunjungi. Tim penilai melihat secara umum sejauh mana Program Kabupaten mampu melakukan pengurangan, penanganan dan pengolahan sampah.

"Ada 4 komponen yang menjadi penilaian dari setiap titik pantau, diantaranya Kebersihan dari sampah, keteduhan berupa penghijauan, kelancaran saluran air drainase dan Apakah sampah sudah dikelola dengan baik," ungkap Yulianti, tim pemantau Adipura Nasional Kementerian LHK

Tak kalah penting dari penilaian adipura ini adalah bagaimana masyarakat di kabupaten Tanjung Jabung Timur dapat bergerak untuk terus melakukan upaya menjaga kebersihan lingkungan dari sumber sampah. (ipn)







loading...