M Dianto Sampaikan Sinyal Perpisahan, Ingatkan ASN di Pemprov Jambi Jangan Korupsi



Senin, 09 Desember 2019 - 13:52:50 WIB



JAMBERITA.COM - Sekda M Dianto memimpin apel pagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman belakang kantor Gubernur Jambi, Senin (9/12/2019).

Dalam amanatnya, Dianto malah mengeluarkan sinyal bahwa sebentar lagi Ia akan meninggalkan kursi jabatanannya sebagai pegawai nomor satu di Pemprov Jambi.

"Saya cuma mikir, karena berkas saya itukan sudah sampai ke Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) RI," ujarnya.

Karena itu menurut M Dianto siapa tahu sehari atau dua hari kedepan, Surat Keputusan (SK) pejabat fungsional Widyaiswara Utama telah ditandatangani oleh Presiden RI.

"Artinya status saya bukan lagi Sekda. Maka tadi pagi, saya punya waktu cukup, perjalanan saya tidak begitu banyak, tadi pagi saya memimpin apel," ujarnya.

Ketika memimpin Apel, Dianto menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh ASN di lingkup Pemprov Jambi terutama karyawan-karyawati di lingkungan Sekertariat Daerah Provinsi Jambi.

"Karena kalau terhitung hari ini saya menjabat Sekda itukan 2 tahun 1 Minggu. Jadi mungkin selama saya bertugas ada kesalahan, maka saya mohon maaf," tuturnya.

Apel Senin yang ia pimpin juga ternyata mempunyai makna memperingati hari Anti Korupsi, selain menyampaikan permohonan maaf M Dianto juga mengingatkan agar para ASN tidak melanggar aturan.

"Provinsi Jambi memiliki rasa trauma sejak 2 tahun lalu dengan adanya kasus korupsi yang menjerat sejumlah pejabat dan anggota DPRD Provinsi Jambi," ujarnya ditempat yang berbeda.

Setelah apel Senin, Dianto juga menghadiri peringatan hari ulang tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Jambi."Jambi sudah punya trauma, pada dua tahun lalu kita pernah ada kejadian," sebutnya.

Dari pengalaman yang telah lalu itu, diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan terus melakukan pembinaan untuk menekan angka korupsi yang terjadi di Provinsi Jambi. "Kita terus dibina dikawal untuk menekan korupsi," tambahnya.

Kedepan, agar tidak ada lagi kasus korupsi yang terjadi, maka para pejabat harus mengikuti peraturan dan aturan yang berlaku serta bekerja dengan baik."Kalau ingin berbuat baik untuk negeri ini kita harus mengikuti ketentuan dan peraturan dengan baik," pungkasnya.(afm)










loading...