3 Pendaftar Awal Lelang Jabatan Terdepak, 23 Orang Lagi Besok Masuk Ke Tahap Ujian Makalah



Minggu, 08 Desember 2019 - 18:17:30 WIB



Pahari saat dikonfirmasi di Kawasan Danau Sipin, Minggu (8/12/2019).
Pahari saat dikonfirmasi di Kawasan Danau Sipin, Minggu (8/12/2019).

JAMBERITA.COM- Setelah sepekan masa pendaftaran lelang jabatan tiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi besok Senin (9/12/2019) masuk ke tahap pembuatan makalah.

Untuk diketahui tiga posisi jabatan yang dilelang tersebut yaitu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kesbangpol dan Direktur Utama RSUD Raden Mattaher yang ditutup pada (3/12/2019) lalu.

Adapun pelamar pertama sebanyak 26 orang peserta dan sekarang tersisa 23 orang lagi, karena dua orang diantaranya dinyatakan tidak lulus secara administrasi.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Pahari mengatakan dari 26 orang pendaftar, 3 orang diantaranya dinyatakan tidak lulus karena usia telah memasuki 56 tahun.

"Tidak lulus di kategori usia sudah 56 tahun, kalau administrasi berkasnya lengkap semua. 3 orang itu yang mendaftarkan diri di jabatan Kepala Badan Kesbangpol," ujarnya, Minggu (8/12/2019).

Tahapan selanjutnya, akan dilaksanakan ujian makalah, dimana seluruh peserta akan membuat makalah sesuai dengan jabatan yang di inginkannya. "Besok sekitar jam 8 pagi di aula Kantor BKD. Peserta akan membuat makalah sesuai jabatan yang diinginkannya, lalu mempresentasekan makalah tersebut," jelasnya.

Setelah itu akan diumumkan hasilnya, kemudian mengikuti tahap ujian assessment tim pansel yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto, Sekretaris Asisten III Sudirman, dan anggota dari eksternal akademisi, yakni Prof Sukamto, Prof Amri Amir, dan Prof  Thalib.

"Ditargetkan 2020 nanti sudah ada kepala di 3 OPD itu. Sesuai jadwal tanggal 31 Desember ini proses sudah selesai. Namun itu tentatif, bisa saja bergeser. Kalau dari KASN disetujui, langsung kita lakukan pelantikan," ungkapnya.

Terkait dengan jumlah anggaran untuk proses pelelangan tersebut, Pahari mengatakan sekitar Rp 400 juta. "Meskipun jumlah lelang jabatannya banyak, jumlah anggarannya tetap sama sekitar Rp 400 juta," pungkasnya.(afm)












loading...