Jadilkan Ekonomi Syariah Dalam Anak Muda Milenial



Senin, 02 Desember 2019 - 15:57:05 WIB



Oleh: Ikram Syah, Dhini, Caca, Merry dan Rizal*

 

Apa itu Generasi millenial? Generasi millenial adalah generasi millenial yang kreatif, innovative dan melek teknologi akan menjadikan halal product and services sebagai life style yang merupakan katalisator berharga bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Generasi millenial sendiri memiliki definisi yang berbeda-beda. Secara demografis, generasi millenial adalah orang-orang yang lahir di sekitar tahun 1980 hingga 2000 atau orang-orang yang lahir pada masa millennium. Generasi millenial memiliki beberapa karakteristik yang sangat khas, diantaranya sangat bergantung pada gadget dan media-media sosial seperti Facebook, Instagram, Whatsapp dan sebagainya.

generasi millenial merupakan potensi sumberdaya manusia yang sangat besar mengingat kreatifitas mereka yang sangat tinggi. kelebihan generasi millenial ini adalah generasi ini memiliki jumlah yang terbesar saat ini, memiliki jiwa entrepreneurship yang cukup tinggi, serta memiliki kemudahan dalam mengakses teknologi. Kemudahan dalam mengakses teknologi membuat generasi millenial mendorong mereka memiliki tingkat pendidikan dan pengetahuan yang baik serta sangat peka akan perkembangan isu yang ada.

Selain itu, peran millennial ini bisa menjadi enterprener muda industri halal maupun menjadi investor/nasabah/konsumen produk-produk halal dan keuangan syariah. Apalagi berdasarkan statistik Indonesia, jumlah generasi milenial lebih dari 100 juta orang.

Didunia generasi milenial akan tumbuh menjadi 4,7 miliar orang pada 2030. Dia melanjutkan, potensi berkembangnya ekonomi dan keuangan syariah saat ini semakin besar dengan perkembangan   teknologi yang makin pesat.

Apalagi, di era revolusi industri 4.0 ini, perkembangan teknologi saat ini tidak dapat dibendung dan telah merambah ke seluruh sendi kehidupan masyarakat. "Perkembangan teknologi ini harus kita manfaatkan untuk memacu perkembangan industri halal dan keuangan syariah. halal sendiri bukan hanya terkait dengan sektor makanan dan minuman, tetapi juga sektor keuangan, pariwisata, kosmetika, obat-obatan, fashion hingga media dan rekreasi halal.

Dengan perkembangan antarat teknologi dan besarnya jumlah penduduk muslim dan penduduk usia millenial, seharusnya dengan adanya ekonomi syariah menjadikan peluang untuk  mendorong perkembangan industri halal dan keuangan syariah. Perkembangan ekonomi syariah juga harus didukung oleh peran industri keuangan syariah

Mengapa sangat Generasi Milenial penting  terhadap Pertumbuhan Ekonomi?

Karena Generasi Milenial memegang peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi tanah air. Disisi lain, kemampuan finansial juga menjadi salah satu indikator jika daerah tersebut disebut maju secara ekonomi. "Jika sebuah kota ingin sehat secara ekonomi, maka masyarakat nya harus juga sehat secara finansial, oleh karena itulah kami menggagas acara ini dengan harapan para milenial yang hadir mendapatkan wawasan agar bisa cerdas secara ekonomi dan finansial.

Indonesia termasuk  negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Penduduknya pun mayoritas berada di usia produktif termasuk generasi milenial didalamnya. Karenanya jika potensi ini didorong untuk terjun dalam ekonomi syariah maka Indonesia bisa menjadi negara basis industri halal.

Ia pun mendorong generasi milenial menjadi pelaku ekonomi syariah. Misalnya dengan menjadi pengusaha atau entrepreneur yang membidik sektor-sektor industri halal mulai dari fashion muslim, makanan, hingga jasa. berdasarkan data Global Islamic Economy Indicator (GIEI), Indonesia berada di peringkat 10 sebagai konsumen industri halal. Pasar pasar yang besar ini harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia menjadi produsennya.

Lalu bagaimana dalam lingkup ekonomi Syariah ditengah anak muda milenial?

 Ekonomi syariah merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang membantu manusia dalam mewujudkan kesejahteraannya sesuai dengan tujuan yang ditetapkan berdasarkan Syariah. Esensi sistem ekonomi ini berdasarkan pada ketuhanan, bertitik tolak dari Allah, tujuan akhirnya kepada Allah, dan memanfaatkan sarana yang tidak lepas dari syari’at Allah.  Atau dengan kata lain merupakan praktik kegiatan ekonomi berdasarkan pada ajaran Islam.

Ekonomi Syariah sendiri memiliki peluang besar di Indonesia. Pertumbuhannya yang cukup pesat

Perlu diketahui, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia tidak terlepas dari beberapa faktor pendorong, yaitu:

Faktor eksternal, penyebab yang datang dari luar negeri, berupa perkembangan ekonomi syariah di negara-negara lain, baik yang berpenduduk mayoritas Muslim maupun tidak,

Faktor internal, kenyataan bahwa Indonesia ditakdirkan menjadi negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

Faktor politis, membaiknya ”hubungan” Islam dan negara menjelang akhir milineum lalu membawa angin segar bagi perkembangan ekonomi dengan prinsip syariah.

Meningkatnya keberagamaan masyarakat, munculnya kelas menengah Muslim perkotaan yang terdidik dan religius membawa semangat dan harapan baru bagi industri keuangan syariah.

Pengalaman bahwa sistem keuangan syariah tampak cukup kuat menghadapi krisis moneter tahun 1998.(*)

http://ekonomisyariah.blog.gunadarma.ac.id/2012/12/29/perkembangan-ekonomi-syariah-di-indonesia/

http://ekonomisyariah.info/blog/2013/09/26/analisis-prospek-kontribusi-ekonomi-syariah-di-indonesia/

http://ekonomiprofetik.wordpress.com/2009/03/24/perkembangan-ekonomi-syariah-di-indo nesia-dan-kontribusinya-bagi-pembangunan-nasional/

 

Penulis adalah: Hahasiswa Universitas Jambi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis*










loading...