Keberhasilan Sekolah Perlu Libatkan Masyarakat



Jumat, 08 November 2019 - 12:47:19 WIB



JAMBERITA.COM- Guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah di Kota Jambi dan Kab. Muaro Jambi, Tanoto Foundation melalui Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) berkomitmen mendorong kepala sekolah mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.

Sebanyak 76 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, komite, dan pengawas diundang untuk mengikuti pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) modul II dari 18 sekolah dan madrasah mitra LPTK UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Universitas Jambi di Kota Jambi, Rabu-Kamis, (6-7/11/2019).

School Leadership and Management Specialist Tanoto Foundation, Makin mengungkap lima tips sukses menjadi kepala sekolah. Lima hal yang harus diperhatikan kepala sekolah pada pelatihan modul II, yakni:

1. Mengkaji keberhasilan implementasi modul I manajemen berbasis sekolah.
2. Membantu sekolah menyusun program budaya baca berbasis sumber daya yang dimiliki.
3. Mendorong sekolah mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.
4. Membantu sekolah menyusun tindak lanjut supervisi pembelajaran.
5. Menjadi kepala sekolah afektif.

"Pada modul II ini, terdapat materi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan budaya baca. Unit-unit modul II ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya baca di sekolah melalui perbaikan manajemen sekolah dan partisipasi masyarakat," kata Makin.

Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Tarbiyan UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Dr. Hj. Armida, M.Pd.I dalam sambutannya mengatakan, bahwa perlunya komitmen dan kerja nyata untuk melaksanakan tindaklanjut setelah pelatihan ini selesai.

"Ilmu yang didapat hendaknya bisa diterapkan langsung setelah pulang dari pelatihan. Ajak orang tua dan masyarakat untuk membantu sekolah, hal itu perlu untuk keberhasilan sekolah," ungkapnya.

Selain itu, sebagai pemimpin, kepala sekolah juga harus mengajak peran serta seluruh warga sekolah, "Kepala sekolah harus mengerti urusan dapur rumah tangga melalui perencanaan yang baik, partisipatif dengan guru dan masyarakat.
Sehingga perubahan sekolah secara menyeluruh bisa diwujudkan, jangan ragu untuk melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program sekolah," harap Armida.

Keberhasilan manajemen sekolah termasuk transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah akan berdampak positif terhadap budaya baca dan pembelajaran di kelas, “Kepemimpinan yang baik dari kepala sekolah tentu akan berdampak positif terhadap pembelajaran, pengelolaan program budaya baca, yang pada akhirnya siswa akan berprestasi,” pungkasnya.







loading...