Pembunuhan Pegawai Alfamart, Dieksekusi Saat Tidur, Pelaku dan Korban Sempat Main Game Online



Jumat, 08 November 2019 - 07:28:08 WIB



JAMBERITA.COM- Motif tewasnya seorang pegawai Alfamart Muhammad Safa'i alias Fikri yang ditemukan dalam kondisi membusuk di kamar kosnya waktu lalu akhirnya terkuak.

Alamat kosnya Muhamad Safi'i alias Fikri sendiri itu berada di Jalan Empu Sendok, RT 14, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi. Pembunuhan terhadap korban ternyata sudah direncanakan oleh pelaku.

Itu terungkap saat kepolisian melakukan rekontruksi jika kedua pelaku/tersangka merencanakan pembunuhan terhadap korban sejak dari rumah.

Dimana dalam rekontruksi yang digelar di Mapolsek Telanaipura Kota Jambi tersebut memerankan 30 adegan pembunuhan dan perencanaan secara sistematis yang dilakukan dua tersangka yakni Muhamad Sabri dan Rizki Ardiansyah Putra, Kamis (7/11/2019).

Pada adegan pertama saat kedua tersangka berada di rumah Rizki yang berada di kawasan Jalan Lingkar Selatan, telah merencanakan dan melaksanakan perampasan harta benda korban. Bahkan jika korban melawan akan dihabisi dengan pisau yang telah dibawa dari rumah Rizki.

Awalnya, Rizki yang sudah sering komunikasi dengan korban mendapat pesan Facebook dari korban jika korban meminta tersangka Rizki untuk datang kos miliknya yang berada di jalan Empu Sendok tersebut.

Mendapat pesan itu, kemudian ia mengajak tersangka Sabri untuk ke kos korban. Saat itu Rizky mengajak Sabri untuk mengambil motor dan sejumlah harta benda korban.

Bahkan Rizki memerintahkan Sabri untuk mengambil pisau di dapur untuk dibawa ke rumah korban. Hal itu dilakukan jika korban nantinya melawan akan dihabisi dengan pisau tersebut.

Keduanya berangkat dengan menggunakan motor beat warna hitam pada Rabu 4 September 2019 lalu sekitar pukul 22.00 wib. Sesampai di rumah korban keduanya dan korban sempat main game online bersama di Handphone masing masing.

Bahkan mereka juga sempat nonton tv secara bersama dan tidur bersama dalam satu kamar.

Rekontruksi terungkap pada adegan ke 13, rencana pembunuhan tersebut mulai dilakukan keduanya sekitar pukul 04.00 WIB saat korban tertidur pulas.

Saat itu tersangka Rizki membangunkan tersangka Sabri untuk menghabisi korban. Rizki meminta Sabri untuk mengambil tabung gas LPG 3 Kg yang ada di sudut kamar korban dan dihantamkan ke kepala korban bagian belakang sebanyak dua kali.

Saat itu pula korban langsung ngorok sambil menangis, seketika itu Rizki mengambil bantal dan langsung menutupkan kebagian wajah agar tangisan dan rintihan itu tidak terdengar.

Selanjutnya tersangka Sabri pada adegan ke 20 mengambil palu yang sudah ada di kamar tersebut kemudian memukulkan dengan kencang sebanyak dua kali kebagian pudak korban. Namun korban masih juga mengorok dan belum tewas.

Kemudian tersangka Rizki mengambil Pisau di dalam box motor yang dibawanya dari rumah yang sengaja di siapkan untuk menghabisi korban.

Pada adegan ke 24, pisau tersebut diserahkan ke tersangka Sabri untuk melakukan penusukan ke punggung korban sebanyak dua kali sehingga akhirnya korban tidak bergerak lagi.

Melihat korban tidak bergerak lagi, kedua tersangka langsung mengambil leptop, dompet dan motor korban serta membawa pergi benda benda berharga milik korban.

Kapolsek Telanaipura Kota Jambi AKP Yumika Putra mengatakan rekontruksi tersebut dilakukan untuk mencocokkan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan apa yang sebenarnya dilakukan kedua tersangka, agar nantinya jaksa dalam menyusun dakwaan tidak kebingungan.

"Ini untuk melengkapi beberapa hal yang dibutuhkan jaksa dalam proses pemeriksaan berkas,"katanya.

Yumika menegaskan ada beberapa adegan yang dilakukan tersangka untuk merencanakan pembunuhan. "Ada perencanaan dari awal untuk menguasai harta benda korban," pungkasnya.(afm)












loading...