Ini Pasal yang Disangkakan Bapak dan Anak di Jambi yang Ditahan Kejati



Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:42:17 WIB



JAMBERITA.COM - Seorang bapak dan anak sekaligus Direktur Utama dan Staf di CV Pendawa Lima Lapan (PLL) bergerak di bidang penjualan tandan buah segar (TBS) Sawit di Kota Jambi dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejati.

Plh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sumatra Barat dan Jambi Selamat Muda mengatakan, keterangan mengenai kelengkapan berkas perkara tertuang dalam surat Kajati Jambi nomor B-3761/L.5.5/F.2/10/2019 dan B-3762/L.5.5/Ft.2/10/2019 keduanya tertanggal 14 Oktober 2019.

"Penyidikan dilakukan dengan dugaan adanya tindak pidana pajak," terangnya di Media Center Kejati, Selasa (22/10/2019).

Itu dilakukan oleh tersangka AW dan tersangka TS pada CV PLL yang diduga melanggar pasal 39 ayat (1) huruf C, huruf d, dan huruf i, undang-undang nomor 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tatacara perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan undang-undang nomor 6 tahun 2009 (UU KUP).

"Selain itu turut ditetapkan juga sebagai tersangka TS direktur di DPR yang diduga melanggar pasal 39 ayat (1) huruf C, huruf d, dan huruf i jo Pasal 43 ayat (1) undang-undang KUP," ungkapnya.

Pelanggaran yang dilakukan oleh tersangka AW berupa, tidak menyampaikan surat pemberitahuan, menyampaikan surat pemberitahuan dan atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap alias palsu dan tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut.

"Sedangkan tersangka TS melakukan pelanggaran sebagaimana AW juga melakukan pelanggaran tambahan, berupa menyuruh melakukan, turut serta melakukan, menganjurkan atau membantu melakukan tindak pidana dibidang perpajakan," ujarnya.

Tindakan keduanya dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya Rp4,7 miliar untuk masa pajak Februari Juni dan Desember 2016. Dan penetapan tersangka yang dilakukan oleh Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi telah didukung dengan dua alat bukti yang cukup sebagaimana dipersyaratkan dalam KUHAP.

"Selanjutnya Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kepala Kejaksaan tinggi (Kejati) Jambi melalui Kapolda Jambi," jelasnya.

Sehubungan dengan tindakan penyidikan tersebut, Kanwil DJP Sumatera Barat dan Jambi terus berupaya agar penegakan hukum dilakukan secara konsisten dan profesional, sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan perpajakan serta meningkatkan penerimaan negara.

"Oleh karena itu sangat diharapkan agar masyarakat di wilayah Sumbar dan Jambi dapat menjalankan kewajiban perpajakan dengan baik," tandasnya.

Kasi Penkum Kejati Jambi Lexy Fatharani menambahkan selanjutnya kedua tersangka akan dilakukan penanaman selama 20 hari menjelang sidang dan penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).(afm)







loading...






JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

JA Bacok Pantat Tukang Urut Sampai Robek

Jumat, 05/06/2020 17:00:33