Politisi PDIP Ini Kritik Kebijakan Libur Sekolah, Satria: Dinas Pendidikan Jangan Ragu-ragu



Rabu, 11 September 2019 - 18:33:58 WIB



JAMBERITA.COM - Buruknya kualitas udara mulai dapat sorotan dari anggota DPRD Tanjab Barat.

Satria Tubagus Riyan Hermawan meminta Dinas Pendidikan Tanjab Barat untuk tidak ragu-ragu lagi mengambil kebijakan meliburkan murid sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Tanjabbar.

Hal ini, kata Satria, menimbang kesehatan ribuan pelajar di Tanjabbar.

"Kualitas udara di Tanjab Barat kan sudah masuk kategori tidak sehat, agar bisa dijadikan pertimbangan untuk Pemkab melalui Dinas Pendidikan meliburkan anak TK, SD dan SMP secara menyeluruh untuk beberapa hari kedepan sampai kondisi udara kembali membaik," kata politisi muda PDIP itu, Rabu (11/9/2019).

Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk menghindari anak-anak terjangkit ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan. Mestinya segera menguarkan surat edaran libur sampai kualitas udara kembali normal.

Sementara kebijakan instansi terkait mengeluarkan surat edaran yang hanya meliburkan murid TK dan SD kelas I sampai dengan kelas III hanya satu hari (Rabu) dirasa belum cukup.

Hal ini, kata Satria merujuk pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi meliburkan Sekolah SMA/SMK sederajat.

Kata Satria, untuk kebijakan meliburkan siswa/siswi lebih baik jika SD dari kelas 1 sampai kelas 6 dan SMP kelas 1 sampai kelas 3 agar anak-anak terhindar dari penyakit ISPA, karena anak-anak diusia TK, SD dan SMP rentan untuk terkena penyakit ISPA. Seharusnya Disdik bisa berkaca pada kebijakan gubernur Jambi, SMA sederajat saja sudah diliburkan termasuk di Tanjabbar.

"Anak-anak beresiko terpapar kabut asap kalau terlalu lama kegiatan di luar ruangan. Bagaimana jika hari ini diliburkan, besok udara semakin berbahaya, tentu akan berdampak buruk bagi anak-anak didik," ujar Satria.

Pemerintah Tanjabbarat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat mengumkan untuk meliburkan anak sekolah khususnya siswa TK dan SD kelas I sampai kelas III selama hanya satu hari saja pada hari ini Rabu (11/9/2019).

Berdasarkan surat yang beredar atas nama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat nomor 420/1186/dikbud/2019 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Martunis M Yusuf tentang himbauan.

Didalam surat tersebut dijelaskan bahwa imbauan itu dikeluarkan dan mempertegas surat sebelumnya dengan nomor 420/1180/3.1/2019 pada tanggal 6 September 2019 lalu tentang himbauan.
Berkenaan dengan hal tersebut kepada seluruh kepala sekolah TK SD dan SMP negeri dan swasta se Kabupaten Tanjab Barat diberikan imbauan.

Pertama, meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah bagi siswa TK dan SD kelas I sampai dengan III dan dianjurkan untuk belajar di rumah secara mandiri selama satu hari pada Rabu 11 September 2019.

Kedua, Kelas IV sampai kelas VI dan siswa SMP tetap Belajar seperti biasa dan dianjurkan tidak melaksanakan KBM di luar ruangan seperti olahraga dan ekstrakurikuler.

Tiga, menggunakan masker pelindung bagi seluruh warga sekolah bila berada di luar ruangan. Serta ke empat, Tidak melakukan pembakaran sampah di lingkungan satuan pendidikan.

Surat tersebut telah ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Martunis m Yusuf dengan tembusan disampaikan kepada Bupati Tanjung Jabung Barat Dinas Kesehatan Tanjung Barat dan sebagai arsip.

Sementara itu, salah satu orang tua murid, Deni menganggap keputusan Disdik yang hanya meliburkan murid TK sampai SD kelas III akan menimbulkan cemburu sososial bagi siswa yang lain kelas IV SD hingga SMP.

"Ya, sedangkan SMA saja diliburkan, harusnya TK hingga SMP juga diliburkan. Jangan sampai yang tidak kita inginkan terjadi atau sudah ada korban baru Instansi terkait berbenah . Lebih baik mencegah daripada mengobati," ujar salah satu orang tua siswa SMP di Kualatungkal itu. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT








loading...










#DEBAT KANDIDAT PILWAKO #BAKSO TARSYID #SIDANG SUPRIYONO #PLN #DEBAT PILWAKO 1 #ZOLA DIPERIKSA KPK #BATU BARA #VONIS KETOK PALU #ZUMI ZOLA TERSANGKA #SAROLANGUN #MUARO JAMBI #MERANGIN #Miss Indonesia 2019 #Nenek Zumi Zola Meninggal #BUNGO #BERITA JAMBI #BATANGHARI #cawagub fachrori #caleg PBB Jambi mundur #ZUMI ZOLA #LHKPN #KOTA JAMBI #KERINCI #korem 042/gapu #Kemas Faried #Fachrori Rombak Pejabat #danrem 042 Gapu #SUNGAI PENUH #SUAP KETOK PALU #surat suara Jambi #abdul Fattah meninggal #PRABOWO KE JAMBI #Pemberhentian Zumi Zola #TEBO #TANJABTIMUR #TANJABBARAT #TMMD Kerinci #TABLOID INDONESIA BAROKAH #Rocky Gerung #relawan demokrasi #REKI #Edi Purwanto #UIN STS Jambi #Pelecehan seksual #bawaslu provinsi jambi #Debat Pilpres 4 #Pahlawan nasional #Raden Mattaher #Partai Berkarya #KKI WARSI #pohon asuh #Edi Purwanto #iin inawati #Jambi masa lalu #Sejarah jambi #Musri Nauli #angin kencang Bungo #Kantor Pos Bungo Diterjang Angin #Syaihu ke PTUN #Demo UINS STS Jambi #Pelecehan seksual #Penyelundupan Lobster #Lobster Jambi #masa tenang #money politic #BAWASLU KOTA JAMBI #SYARIF FASHA #FACHRORI UMAR #HASIL PILPRES 2019 #HASIL PILEG 2019 #17 April 2019 #Minyak ilegal #Polda Jambi #KPPS Dipecat #PEMILU 2019 #LOGISTIK PEMILU 2019 #KPU PROVINSI JAMBI #Caleg Gerindra Ditangkap di Sungaipenuh #Mualaf Center Indonesia #kotak suara rusak #Hasil Pileg Tanjabbar #KPPS Meninggal Dunia #Pembakaran Kotak Suara #Prediksi Kursi di Provinsi Jambi #Pleno Rekapitulasi Suara #Harga Bawang putih #PLENO KPU PROVINSI JAMBI #Sutan Adil Hendra #SIDANG PELANGGARAN BAWASLU #Ketua DPRD Kota Jambi #Kemendagri #Samsat Jambi #Ratu Munawarrah #PIlgub Jambi #Anggota DPRD pindah parpol #DPRD Sungai Penuh #aksi Mahasiswa Jambi #GUGATAN PARPOL DI MK #Polda Jambi