Budiyako Belum Lengkapi LHKPN, Apakah Ditinggalkan Imbas Dukung Murady di Pileg?



Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:09:23 WIB



JAMBERITA.COM - Salah satu syarat pengusulan caleg terpilih untuk dilantik adalah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menyerahkan bukti tanda terima kepada KPU.

Ternyata, masih ada caleg terpilih yang belum melaporkan LHKPN tersebut, caleg tersebut adalah dari Gerindra atas nama Budiyako.

Wakil Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Rocky Chandra, mengatakan, pihaknya juga baru mengetahui ada satu kadernya yang belum melaporkan LHKPN tersebut.

Nanti akan pihaknya sampaikan kepada caleg tersebut untuk segera melengkapi persyaratan itu. "Karena masih ada waktu 7 hari setelah penetapan ini untuk pelaporan tereebut," katanya usai penetapan calon terpilih, Senin (12/8/2019) malam.

Ia mengatakan, karena yang belum melaporkan ini adalah caleg incumbent, jadi pihaknya merasa pelaporan ini terus dilakukan setiap tahun. Bisa saja karena lupa dan sibuk, akhirnya tidak melaporkan LHKPN tersebut. "Pastinya akan kita ingatkan untuk segera melaporkan," sebutnya.

Apakah ini adalah imbas dari kejadian saat pemilu lalu ketika Budiyako lebih mendukung Murady dari pada Ketua DPD Gerindra, Sutan Adil Hendra? Ketua Tidar ini hanya mengatakan terkait hal itu kita semua berprasangka baik saja dengan hal ini.

Sekedar mengingatkan, Gerindra pada pemilu 2019 lalu terjadi gesekan antara sesama caleg DPR RI, Sutan Adil Hendra (SAH) dan Murady Darmansyah. Kader yang bertarung dibawahnya juga ikut terbelah, ada yang mendukung Murady dan ada yang mendukung SAH.

Budiyako adalah salah satu kader yang mendukung Murady, dan bisa saja ini menjadi penyebab dari 7 kader Gerindra yang terpilih hanya Budiyako yang belum melaporkan LHKPN. (am)










loading...








TP PKK Tanjabbar Gelar Rakor Tahun 2019

TP PKK Tanjabbar Gelar Rakor Tahun 2019

Jumat, 06/12/2019 16:34:40