Jika HBA Maju, Ini Peluang Cagub Lain di Pilgub Jambi



Rabu, 12 Juni 2019 - 16:20:43 WIB



JAMBERITA.COM- Lembaga Kajian Politik Regional (LKPR) menyatakan bakal calon Gubernur Jambi yang memiliki tren unggul akan sulit dikalahkan pada pilkada serentak 2020 nanti.

Kesimpulan ini berdasarkan riset komparatif mereka pada pemilihan Gubernur Jambi tahun 2005, 2010, dan 2015.

"Dari pengalaman tiga kali Pilgub, calon yang trendnya unggul di awal sulit dikalahkan pada hari pemilihan," ungkap Direktur Analisis dan Permodelan Survei LKPR Reno Noverdi dalam diskusi terpumpun survei Peta Elektoral Pemilihan Gubernur Jambi 2020 (11/6/2019) kemarin.

Dalam kajiannya pria lulusan Magister Teknik Universitas Atma Jaya Jakarta ini mencontohkan hal yang dialami Zulkifli Nurdin pada Pilgub 2005, dimana pada waktu itu trend pilihan masyarakat sangat kuat ke sosok beliau, sehingga hasilnya pasangan ZN - AZA bisa mendapatkan suara 80 persen lebih.

Selanjutnya Fenomena ini juga berlanjut ke pemilihan gubernur 2010, pada waktu itu trend keunggulan dimiliki oleh HBA, dan hasilnya mantan Bupati Sarolangun itu bisa menduduki kursi Gubernur Jambi.

" Catatan survei kita pada Pilgub 2010, trend keunggulan HBA sudah terbentuk dari satu setengah tahun sebelum pemilihan, meski banyak Bupati "senior" ikut maju pada waktu itu, tapi tak ada yang mampu mematahkan trend keunggulan HBA, karena trend elektabilitasnya unggul sejak jauh hari, bebernya. "

Selanjutnya kondisi ini juga terjadi pada Pilgub Jambi 2015, saat itu jauh sebelum pemilihan Elektabilitas Bupati Tanjabtim Zumi Zola secara mengejutkan melampaui sang petahana HBA, Trendnya pada waktu tidak berpihak ke petahana dan hasilnya kita ketahui Zumi Zola terpilih sebagai Gubernur.

Lalu bagaimana kondisi Pilgub 2020 mendatang ? Menjawab pertanyaan ini Reno dengan tegas menyatakan tren keunggulan pada Pilgub 2020 mengarah kembali pada sosok HBA mantan Gubernur 2010 - 2015 lalu. Kesimpulan ini berdasarkan survei yang dilakukan lembaganya memetakan kekuatan para bakal calon bulan Mei 2019 lalu.

" Survei kita secara jelas menyatakan Tren keunggulan ada pada sosok HBA, ada jarak elektoral sebesar 30 persen lebih dengan balon yang menjadi pesaing terdekat, angka ini sesuatu yang sulit dikejar, ungkapnya. "

Dengan komparasi data primer dari tiga Pilgub serta data survei terbaru, kami berani menyimpulkan trend keunggulan HBA akan sulit dipatahkan oleh calon lainnya.

" Pengalaman kita trend keunggulan pada skala pemilihan Gubernur sukar untuk dipatahkan, hal ini karena sulit mengkonsolidasi elektoral di banyak wilayah dengan sebaran sosio demografi masyarakat yang beraneka ragam dan komplek."

Dimana kondisi pada level Pilgub ini agak berbeda dengan pemilihan bupati atau walikota yang trend keunggulan seorang calon relatif lebih mudah dipatahkan.

" Pemilihan tingkat kabupaten kota trend bisa dihentikan, karena wilayah pemilihan yang tidak terlalu luas, lebih mudah dikontrol dengan kerja jaringan tim sukses, pola pencitraan masif, intervensi pihak tertentu ataupun praktek money game, jelasnya. "

LKPR sendiri berdasarkan survei mereka sebelumnya telah menyatakan HBA memiliki elektabilitas tertinggi yang mencapai angka 40,17 persen jauh mengungguli calon lain, angka ini memperlihatkan trend keunggulan anggota DPR RI terpilih tersebut berada pada zona yang aman untuk bertanding, kini hanya tergantung HBA bersediakah beliau maju pada pemilihan Gubernur 2020, jika HBA maju akan sulit untuk mencari bandingannya, pungkas Reno.(*/sm)










loading...










#DEBAT KANDIDAT PILWAKO #BAKSO TARSYID #SIDANG SUPRIYONO #PLN #DEBAT PILWAKO 1 #ZOLA DIPERIKSA KPK #BATU BARA #VONIS KETOK PALU #ZUMI ZOLA TERSANGKA #SAROLANGUN #MUARO JAMBI #MERANGIN #Miss Indonesia 2019 #Nenek Zumi Zola Meninggal #BUNGO #BERITA JAMBI #BATANGHARI #cawagub fachrori #caleg PBB Jambi mundur #ZUMI ZOLA #LHKPN #KOTA JAMBI #KERINCI #korem 042/gapu #Kemas Faried #Fachrori Rombak Pejabat #danrem 042 Gapu #SUNGAI PENUH #SUAP KETOK PALU #surat suara Jambi #abdul Fattah meninggal #PRABOWO KE JAMBI #Pemberhentian Zumi Zola #TEBO #TANJABTIMUR #TANJABBARAT #TMMD Kerinci #TABLOID INDONESIA BAROKAH #Rocky Gerung #relawan demokrasi #REKI #Edi Purwanto #UIN STS Jambi #Pelecehan seksual #bawaslu provinsi jambi #Debat Pilpres 4 #Pahlawan nasional #Raden Mattaher #Partai Berkarya #KKI WARSI #pohon asuh #Edi Purwanto #iin inawati #Jambi masa lalu #Sejarah jambi #Musri Nauli #angin kencang Bungo #Kantor Pos Bungo Diterjang Angin #Syaihu ke PTUN #Demo UINS STS Jambi #Pelecehan seksual #Penyelundupan Lobster #Lobster Jambi #masa tenang #money politic #BAWASLU KOTA JAMBI #SYARIF FASHA #FACHRORI UMAR #HASIL PILPRES 2019 #HASIL PILEG 2019 #17 April 2019 #Minyak ilegal #Polda Jambi #KPPS Dipecat #PEMILU 2019 #LOGISTIK PEMILU 2019 #KPU PROVINSI JAMBI #Caleg Gerindra Ditangkap di Sungaipenuh #Mualaf Center Indonesia #kotak suara rusak #Hasil Pileg Tanjabbar #KPPS Meninggal Dunia #Pembakaran Kotak Suara #Prediksi Kursi di Provinsi Jambi #Pleno Rekapitulasi Suara #Harga Bawang putih #PLENO KPU PROVINSI JAMBI #Sutan Adil Hendra #SIDANG PELANGGARAN BAWASLU #Ketua DPRD Kota Jambi #Kemendagri #Samsat Jambi #Ratu Munawarrah #PIlgub Jambi #Anggota DPRD pindah parpol #DPRD Sungai Penuh #aksi Mahasiswa Jambi #GUGATAN PARPOL DI MK #Polda Jambi