SMK Asy’ariyah Jalin Kerjasama Pengabdian Masyarakat dan Pelatihan Bersama Faperta Unja



Rabu, 08 Mei 2019 - 19:09:40 WIB



JAMBERITA.COM- Tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jambi yang diketuai Ir. Ardiyaningsih Puji Lestari, M.P beserta  tiga anggota dosen lainnya mengadakan pelatihan atau pengabdian masyarakat berkaitan dengan pelatihan pembuatan Mikro Organisme Lokal (MOL) yang berbahan dasar Rebung Bambu, Bonggol Pisang dan Air Beras Selasa (30 April 2019)

Pelatihan ini diberikan kepada Siswa SMK Asy’ariyah Muaro Jambi dan Masyarakat Desa Ibru Mestong.

Mikroorganisme lokal (MOL) adalah mikroorganisme yang dimanfaatkan sebagai starter dalam pembuatan pupuk organik padat maupun pupuk cair.  Bahan utama MOL terdiri dari beberapa  komponen yaitu karbohidrat, glukosa, dan sumber mikroorganisme. 

Bahan dasar untuk fermentasi larutan MOL dapat berasal dari hasil pertanian, perkebunan, maupun limbah organik rumah tangga. Karbohidrat sebagai sumber nutrisi untuk mikroorganisme dapat diperoleh dari limbah organik seperti air cucian beras, singkong, gandum, rumput gajah, dan daun gamal.  Sumber glukosa berasal dari cairan gula merah, gula pasir, dan air kelapa, serta sumber mikroorganisme berasal dari kulit buah yang sudah busuk, terasi, keong, nasi basi, dan urin sapi     (Hadinata, 2008).

Menurut Fardiaz (1992), semua mikroorganisme yang tumbuh pada    bahan-bahan tertentu membutuhkan bahan organik untuk pertumbuhan dan proses metabolisme.  Mikroorganisme yang tumbuh dan berkembang pada suatu bahan dapat menyebabkan berbagai perubahan pada fisik maupun komposisi kimia, seperti adanya perubahan warna, pembentukan endapan, kekeruhan, pembentukan gas, dan bau asam (Hidayat, 2006).   

Yang di harapkan dari pelatihan tersebut adalah para peserta pelatihan mampu membuat larutan mol untuk pupuk organic dan tidak lagi bergantung 100% kepada pahan-bahan kimia. Larutan MOL adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumberdaya yang tersedia setempat. Larutan MOL mengandung unsur mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang tumbuhan, dan sebagai agens pengendali hama dan penyakit tanaman, sehingga MOL dapat digunakan baik sebagai pendekomposer pupuk hayati dan sebagai pestisida organic terutama sebagai fungisida. Salah satu activator yang cukup murah adalah larutan MOL (Mikro Organisme Lokal).

Sejalan dengan kegiatan kunjungan kerja Dekan dan para Wakil Dekan beserta kepala Jurusan Fakultas Pertanian Universitas Jambi ke Pondok Pesantren Al-Muttaqin Ibru bahwa Fakultas Pertanian, UNJA berkomitmen untuk menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren Al-Muttaqin yang di dalamnya terdapat SMK Asy’ariyah Muaro Jambi.

Pelatihan atau pengabdian masyarakat di atas termasuk salah satu program yang telah dilaksanakan secara terorganisir dan Pimpinan PONPES Al-Muttaqin (Gus Yaq’ub Mubarok) beserta Kepala Sekolah SMK (Ibu Yayuk Silvia Dewi, S.Pd.I) sangat terbuka demi dunia pengetahuan dan pendidikan di PONPES Al-Muttaqin dan Masyarakat Desa Ibru Mestong Muaro Jambi. (M.Anggoro Kasih, S.P/Kepala Program Jurusan SMK Asy’ariyah Muaro Jambi)







loading...