Tangkap 3 Pekerja Minyak BBM Ilegal di Batanghari, Polda Jambi Pinta Pemodal Segera Menyerahkan Diri



Senin, 15 April 2019 - 10:18:45 WIB



JAMBERITA.COM - Subdit IV Ditreskrimsus Polda Jambi telah menangkap 3 pelaku tindak pidana pengelolaan BBM ilegal di Jalan Lintas Tempino Muara Bulian KM 60 Desa kilangan RT 03 Kecamatan muara Bulian Kabupaten Batanghari.

Ditreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Thein Tabero menyatakan mereka yang diamankan yakni, Rudi Efendi bin Herman dari Bayung Lencir Musi Banyuasin (Sumsesl). Rifai bin Ismail dari Bayung lincir. Aris Rahmad dari Kelurahan Cempaka putih Kecamatan jelutung kota Jambi.

"Selanjutnya 3 orang beserta barang bukti dibawa dan diamankan ke Mapolda Jambi guna dilakukan proses tindakan lebih lanjut," terangnya saat mengelar konferensi pers, Senin (15/4/2019).

Barang bukti yang disita, 12 drum besi warna merah dan 5 tedmon kapasitas 1000 liter berisikan minyak bumi sebanyak kurang lebih 7.400 liter. Dimana, 26 drum besi warna merah berisikan BBM solar olahan sebanyak kurang lebih 5200 liter. Ada 3 drum besi berwarna merah berisikan BBM bensin olahan sebanyak kurang lebih 600 liter. "Jumlah total BBM 13.200 liter," ungkapnya.

Lebih lanjut, Polda Jambi juga mengamankan 105 warna merah (kosong) 18 tedmon kapasitas 1000 liter. 1 jerigen minyak sisa pengolahan, 1 set alat pengolahan minyak bumi yang terdiri dari 3 drum modifikasi bahan bakar pengelolaan. 1 drum modifikasi penampungan sementara BBM hasil pengelolaan, 2 buah stick besi blower, 1 buat tojok besi atau alat pembersih saluran pipa masakan. 4 buah blower 2 buah selang ukuran 2 inci.

"Modus operandi pelaku melakukan pengelolaan, penyimpanan dan niaga BBM tanpa izin dengan cara minyak bumi dimasukkan ke dalam tangki atau Tungku, kemudian dipanaskan dengan stik blower," ujarnya.

Lalu hasil penguapan minyak bumi keluar melalui pipa pipa besi yang melewati bak air yang ditampung di dalam drum modifikasi yang menghasilkan bensin olahan, minyak tanah olahan dan solar olahan. "Akibat perbuatannya ke- 3 tersangka tersebut disangkakan dengan pasal 54 dan atau pasal 53 huruf A C dan D UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi 60 miliar," terangnya.

Kronologis, hari Selasa tanggal 9 April 2017 sekira pukul 10.00 pagi personil Ditreskrimsus Polda Jambi mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya kegiatan pengelolaan penampungan dan penyimpanan minyak bumi tanpa izin di jalan lintas tempino muara Bulian.

Selanjutnya personil melakukan pengecekan kebenaran informasi dari masyarakat tersebut dan sekira pukul jam 19.00 WIB menemukan tempat gudang pengelolaan penampungan dan penyimpanan minyak bumi tanpa izin di Jalan Lintas Tempino Muara Bulian dan 3 orang pekerja yang sedang melakukan kegiatan pengelolaan memasak minyak bumi tanpa izin.

"Rencana selanjutnya, akan melakukan koordinasi dengan ahli meteorologi dan ahli BPH Migas, melakukan koordinasi dengan kejaksaan untuk proses penyidikan selanjutnya dan melakukan penangkapan terhadap pemodal yang namanya telah dikantongi penyidik dan diharapkan agar pemodal pelaku dapat menyerahkan diri," pungkasnya.(afm)











loading...








Pemuda Tewas diduga Tikam Teman Sendiri

Pemuda Tewas diduga Tikam Teman Sendiri

Senin, 22/04/2019 12:57:33