Workshop PHBM KKI WARSI: Masyarakat Harus Dapatkan Manfaat dari Legalitas Pengelolaan Hutan



Kamis, 04 April 2019 - 17:59:53 WIB



JAMBERITA.COM- Salah satu faktor penting dalam mempertahankan hutan tersisa dan pengelolaan hutan yang sudah berjalan adalah pelimpahan kendali atas sumber daya alam kepada masyarakat.

Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM), yang kemudian mendapat apresiasi dari pemerintah dengan meluncurkan program perhutanan sosial, menjadi upaya penting dalam upaya penyelamatan hutan.

KKI WARSI bersama beberapa stakeholder mengadakan Workshop dengan tema Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) Sebagai Instrumen Pembangunan: Pengalaman Fasilitasi Masyarakat di Dalam dan Sekitar Hutan pada Kamis (4/4/2019) di Hotel Luminor Jambi.

Workshop ini bertujuan agar Para Pihak dapat mendapatkan informasi terkait PHBM yang dapat menjadi salah satu basis untuk pengambilan kebijakan desa–desa di dalam dan sekitar hutan serta untuk mendorong Para pihak terkait dapat berkontribusi positif  untuk  mendukung masyarakat mendapatkan manfaat setelah mendapatkan legalitas pengelolaan hutan.Workshop ini diikuti oleh SKPD terkait, kementrian LHK, KPH-KPH yang terlibat, serta masyarakat yang terkait.

Menurut Staf Ahli Kementerian LHK, Apik Karyana, mengatakan bahwa sebelumnya pemanfaatan serta pengelolaan hutan di Indonesia sebanyak 33 juta hectare dikelola oleh pihak swasta seperti perusahaan dan badanusaha lainnya. Sedangkan luas lahan yang dimiliki oleh masyarakat hanya sekitar 800 ribu hectare saja.

Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat hanya mengelola lahan hanya kurang dari 5% dari total lahan hutan yang memiliki hak kelola. Melalui skema perhutanan sosial dibuka peluang untuk masyarakat sebanyak 12,7 juta hectare agar perbandingan luas lahan yang dimiliki oleh perusahaan dengan masyarakat dapat berkurang.

KKI WARSI berusaha memfasilitasi masyarakat untuk PHBM yang saat ini mencakup 5 provinsi yaitu Jambi, Bengkulu, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur dengan luas areal perhutanan sosial seluas 168 ribu hektar hingga tahun 2019 ini. Secara umum PHBM telah memberi dampak yang bermanfaat bagi masyarakat mulai dari Pengakuan & akses kedalam kawasan hutan, Hubungan social masyarakat dan berbagai pihak baik verikal maupun horizontal, Penanganan konflik kehutanan, Peningkatan ekonomi, Kelestarian ekologi, Reduksi emisi karena mampu menekan emisi/deforetasi hingga nol (zero emission/deforestation), minim kebakaran hutan yang berkontribusi terhadap capaian NDC Indonesia.

Selain itu ada beberapa tantangan yang akan dihadapi PHBM kedepannya. Misalnya saja Hutan Sosial di Areal Gambut, Peta Indikatif Lahan Hutan Adat, Kelompok Kerja (Pokja) percepatan Hutan Adat, Integrasi Antar Sektor/Antar Bidang terkait dengan perhutanan sosial, Penandaan Batas Persil, hingga harmonisasi Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang (RPHJP) dan Rencana Kerja Umum (RKU).

Menanggapi hal tersebut, Apik mengatakan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan regulasi yang tepat untuk pemanfaatan hutan gambut. “Hutan Gambut memiliki kerawanan yang sangat tinggi sehingga dalam pemanfaatan serta pengelolaannya pun harus didaasri dengan kehati-hatian” ujarnya.

“selain itu isu penting lainnya ada hutan adat. sampai saat ini pemerintah sedang membahas tentang peta indikatif hutan adat. Ada sekitar 472 ribu kawasan hutan yang akan dibuat peta indikatif lokasi hutan adat serta dibuatnya pokja untuk percepatan hutan adat). Ujarnya.

Apik juga menambahkan tentang bagaimana integrasi antar sektor/bidang terkait dengan perhutanan sosial. “terkait hal ini kita dapat belajar dengan Provinsi Sumatera Barat yang gubernurnya telah mengeluarkan Pergub untuk menghubungkan 17 instansi untuk mempercepat proses perhutanan sosial serta pemanfaatannya.” Tambahnya.

Staf ahli Gubernur Jambi dalam bidang ekonomi pembangunan, Sri Anggunaini, mengatakan bahwa pengelolaan serta pemanfaatan hutan secara berkelanjutan merupakan salah satu focus dari pemerintahan Provinsi Jambi saat ini. Hal tersebut tercantum dalam visi-misi Gubernur Jambi. “Pemerintah Provinsi jab selalu mendorong dan mendukung pemanfaatan serta pengelolaan hutan secara berkelanjutan, hal tersebut telah dimasukkan dalam misi Jambi Tuntas 2021 yang di canangkan oleh gubernur provinsi jambi” ujarnya.

Direktur KKI WARSI, Rudi syaf, berharap dengan adanya workshop ini, dapat memberikan pemahaman terhadap para pihak tentang PHBM “Melalui workshop ini diharapkan bahwa dapat diberikannya pemahaman dan manfaat dari PHBM, menyepakati serta menyatakan komitmen terhadap poin-poin masukan untuk kebijakan pembangunan desa-desa kepada para pihak untuk diintegrasikan dalam pembangunan serta agar pemangku kebijakan dapat memberikan rekomendasi kebijakan terkait PHBM pasca legalitas dari pemerintah.” ujar Rudi.(sm)












loading...










#DEBAT KANDIDAT PILWAKO #BAKSO TARSYID #SIDANG SUPRIYONO #PLN #DEBAT PILWAKO 1 #ZOLA DIPERIKSA KPK #BATU BARA #VONIS KETOK PALU #ZUMI ZOLA TERSANGKA #SAROLANGUN #MUARO JAMBI #MERANGIN #Miss Indonesia 2019 #Nenek Zumi Zola Meninggal #BUNGO #BERITA JAMBI #BATANGHARI #cawagub fachrori #caleg PBB Jambi mundur #ZUMI ZOLA #LHKPN #KOTA JAMBI #KERINCI #korem 042/gapu #Kemas Faried #Fachrori Rombak Pejabat #danrem 042 Gapu #SUNGAI PENUH #SUAP KETOK PALU #surat suara Jambi #abdul Fattah meninggal #PRABOWO KE JAMBI #Pemberhentian Zumi Zola #TEBO #TANJABTIMUR #TANJABBARAT #TMMD Kerinci #TABLOID INDONESIA BAROKAH #Rocky Gerung #relawan demokrasi #REKI #Edi Purwanto #UIN STS Jambi #Pelecehan seksual #bawaslu provinsi jambi #Debat Pilpres 4 #Pahlawan nasional #Raden Mattaher #Partai Berkarya #KKI WARSI #pohon asuh #Edi Purwanto #iin inawati #Jambi masa lalu #Sejarah jambi #Musri Nauli #angin kencang Bungo #Kantor Pos Bungo Diterjang Angin #Syaihu ke PTUN #Demo UINS STS Jambi #Pelecehan seksual #Penyelundupan Lobster #Lobster Jambi #masa tenang #money politic #BAWASLU KOTA JAMBI #SYARIF FASHA #FACHRORI UMAR #HASIL PILPRES 2019 #HASIL PILEG 2019 #17 April 2019 #Minyak ilegal #Polda Jambi #KPPS Dipecat #PEMILU 2019 #LOGISTIK PEMILU 2019 #KPU PROVINSI JAMBI #Caleg Gerindra Ditangkap di Sungaipenuh #Mualaf Center Indonesia #kotak suara rusak #Hasil Pileg Tanjabbar #KPPS Meninggal Dunia #Pembakaran Kotak Suara #Prediksi Kursi di Provinsi Jambi #Pleno Rekapitulasi Suara #Harga Bawang putih #PLENO KPU PROVINSI JAMBI #Sutan Adil Hendra #SIDANG PELANGGARAN BAWASLU #Ketua DPRD Kota Jambi #Kemendagri #Samsat Jambi #Ratu Munawarrah #PIlgub Jambi #Anggota DPRD pindah parpol #DPRD Sungai Penuh #aksi Mahasiswa Jambi #GUGATAN PARPOL DI MK #Polda Jambi