Koalisi Perempuan Gandeng KPID Jambi Bedah Peran Media dalam Isu JKN dan Pemilu 2019



Jumat, 15 Maret 2019 | 11:16:27 WIB



JAMBERITA.COM - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Wilayah Jambi menggelar media Briefing peran media dalam isu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Pemilu 2019, di Pondok Sepoer Thehok, Jum'at (15/3/2019).

Komisioner KPID Provinsi Jambi Muhaimin menyatakan, peran dari KPID dalam menjamin penyiaran masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai hak azazi manusia.

"Tidak semua informasi baik itu semua diterima tetapi perlu adanya saringan dan difilter," paparnya.

Sesuai tupoksi terkait dengan peran, KPID menetapkan pedoman perilaku penyiaran mengatur hal-hal standar baik dalam televisi ataupun media penyiaran, maka dari itu pihaknya melakukan sosialisasi kepada media agar dapat memahami standar tayangannya.

"Fokus kita dalam pengawasan, pertama terkait dengan iklan iklan yang tanda kutip "sesat" menggunakan media penyiaran, sudah kita tindaklanjuti dengan BPOM RI, mudah-mudahan ada tindaklanjutnya dari BPOM Provinsi terkait dengan iklan iklan kesehatan yang ada di tv lokal di Jambi," paparnya.

Selanjutnya Muhaimin juga memaparkan, bahwa dunia penyiaran haruslah menayangkan informasi atau produk produk kesehatan yang mengedepankan etika, moral dan budaya baik secara nasional maupun kearifan lokal.

"Jadi bukan hanya menayangkan untuk keuntungan semata, karena iklan/promosi yang ditayangkan dapat dijangkau oleh semua kalangan, pelru hati-hati bagi orang tua untuk anak anak," terangnya.

Fokus isi siaran wajib menyiarkan manfaat bagi permisah yang mencakup masyarakat umum dan mengandung informasi yang baik, mendidik yang disertai diisi dengan hiburan dalam rangka membentuk karakter watak dan memperkuat kesatuan bangsa.

"Isi siaran produk kesehatan wajib memberikan perlindungan terhadap masyarakat terutama remaja sebagai permisah, apalagi iklan obat kesehatan untuk orang dewasa, itu harus tampil di atas jam 22.00 WIB malam ke atas, karena menghindari hal negatif bagi anak anak, itu hak anak untuk tumbuh dan berkembang," jelasnya.

Isi siaran juga wajib memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada khalayak khusus yaitu anak-anak, dan remaja dengan menyiarkan mata acara pada waktu yang tepat dan lembaga penyiaran wajib mencantumkan atau menyebutkan klasifikasi khalayak sesuai dengan isi siaran.

"Konsep iklan komersil produk kesehatan dalam hal pengawasan juga tidak boleh mengandung kata kata bahasa yang menjanjikan serta tidak boleh secara langsung apalagi tidak adanya izin izin dari intasi terkait, ini juga dibatasi," pungkasnya.

Selain dari KPID, KPI Wilayah Jambi juga melibatkan beberapa narasumber lainnya, yakni (KPID), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) TV Lokal dan dihadiri oleh puluhan peserta terutama dikalangan para ibu-ibu dan para Caleg Perempuan.

Caleg DPRD Prov Dapil Kota Jambi Sumaarweny menyatakan bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia dan berharap para intasi terkait dapat bekerja secara profesional.

Kemudian, Caleg DPRD Kab Muaro Jambi Khamisyah Riani menambahkan meminta media dapat menanyakan pemberitaan soal JKN bagi masyarakat sehingga dapat di jangkau oleh seluruh pelosok, baik secara azaz manfaat maupun secara prosedural.(afm)





loading...








Dansatgas TMMD Cek Lokasi Prasasti

Dansatgas TMMD Cek Lokasi Prasasti

Jumat, 22/03/2019 15:47:43