Keberatan Soal Tagihan PDAM, RSUD Raden Mattaher Jambi Klaim Segera Layangkan Surat ke Mendagri



Jumat, 15 Maret 2019 | 07:25:43 WIB



drg iwan
drg iwan

JAMBERITA.COM - Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi drg Iwan Hendrawan mengklaim sudah melayangkan surat keberatan terkait membengkaknya tagihan PDAM hingga Rp418 juta di bulan Maret ini.

"Kami sudah memasukan surat keberatan pukul 14.00 WIB siang kemarin, kita berharap PDAM dapat mengambil kebijakan yang bijaksana," ungkapnya Kamis (14/3/2019.

Drg Iwan menjelaskan, untuk kenaikan tarif PDAM mulai oktober 2018 itu masih dapat mereka maklumi. Karena sebelum kenaikan bulan oktober RSUD Raden Mattaher biasa membayar sekitar Rp70 s/d 90 juta/ bulan.

"Lalu mulai kenaikan Oktober kami bayar sekitar Rp100 s/d Rp115 juta sampai bulan Februari," katanya.

Pada saat pembayaran bulan maret pemakaian februari terjadi kenaikan yang signifikan yakni Rp418 juta, padahal rata-rata, kata Iwan pemakaian tidak jauh berbeda. Selanjutnya, masalah kategori RSUD Raden Mattaher termasuk komersil, menurutnya, ini yang harus di luruskan dan PDAM harus memiliki mengikuti standar kategori.

"Kita listrik dan telkom tetap kategori sosial, jadi tidak bisa dalam 2 bulan bisa berubah tanpa ada landasan formal, kita RSUD Raden Mattaher sebagai Rumah sakit pemerintah 99 persen menangani pasien BPJS ( Badan penyelenggara jaminan sosial ), Jamkesmas( masyarakat tidak mampu) di situ saja sudah jelas," tegasnya.

RSUD Raden Mattaher adalah rumah sakit daerah melayani masyarakat Jambi secara keseluruhan dan dalam melayani masyarakat dengan subsidi pemerintah, sedangkan PDAM sebagai perusahan daerah untuk melayani masyarakat dan mendapat subsidi dari pemerintah daerah dan pusat dalam penyediaan sarana dan prasarana.

"Masak sesama milik pemerintah tidak saling dukung untuk mensejahterakan masyarakat Jambi khususnya. Itu namanya jeruk makan jeruk, lalu coba dibandingkan dengan kategori RSUD Abdul Manap, kok bisa berbeda, makanya kita harus punya standarisasi kategori," jelasnya.

Drg Iwan juga menegaskan, akan melayangkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Karena di PDAM dapat bantuan,"jelasnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi jamberita.com, Direktur PDAM Tirta Mayang Erwin Jaya Zuchri mengaku sudah menerima surat keberatan dari RSUD Raden Mattaher Jambi."Sudah dibalas," jawabnya dengan singkat.(afm)





loading...








Dansatgas TMMD Cek Lokasi Prasasti

Dansatgas TMMD Cek Lokasi Prasasti

Jumat, 22/03/2019 15:47:43
Walikota Sungai Penuh Sambut Tim Sterad

Walikota Sungai Penuh Sambut Tim Sterad

Jumat, 22/03/2019 13:05:59
Ini Titik Tinjau Tim Sterad

Ini Titik Tinjau Tim Sterad

Jumat, 22/03/2019 12:19:36