Hingga April 2019 Masyarakat Diminta Waspada Banjir dan Tanah Longsor  



Sabtu, 12 Januari 2019 | 14:52:15 WIB



Octa Irawan
Octa Irawan

JAMBERITA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi menyampaikan Provinsi Jambi masih berada di  musim hujan hingga akhir April 2019.

Prakirawan BMKG Jambi Octa Irawan mengatakan satu minggu ke depan potensi hujan masih terus terjadi di hampir wilayah Provinsi Jambi. Baik itu dengan intensitas ringan, maupun sedang dengan kapasitas 0-50 mm/das.

"Bahkan di beberapa wilayah di Provinsi bagian barat seperti Sarolangun, Kerinci dan Bungo intensitas hujannya sedang hingga lebat," ungkapnya, Jumat (11/1/2019).

Disampaikannya, di Provinsi Jambi untuk resiko bencana umumnya terjadi bencana banjir dan tanah longsor. "Dengan kondisi penghujan ini, masyarakat patut waspada terlebih di bagian perbukitan. Selain itu masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran sungai juga waspada menghadapi kemungkinan banjir," paparnya.

Sedangkan untuk tinggi gelombang di perairan bagian Timur Jambi, Octa menyebut kondisinya normal. Kendati demikian, Ia menghimbau jika nanti terjadi hujan dengan intensitas lebat akan berpotensi terjadinya kenaikan gelombang.

"Tetapi saat ini masih kategori aman, dan rata-rata tinggi gelombang itu antara 0,2 hingga 1 meter, ini kondisinya masih aman juga. Biasanya, potensi tinggi gelombang cukup signifikan akan disampaikan informasi khususnya ke pihak terkait," terang Octa.

Ia juga menyampaikan untuk suhu udara Jambi normal sekitar 23 hingga 33 derajat celsius. Diakuinya pula dalam beberapa hari lalu cuaca mengalami break hujan, sehingga seolah-olah sedang dalam kondisi memasuki musim kemarau.

"Padahal ini hanya peralihan dan gangguan cuaca yang disebut tropical depretion yaitu wilayah dengan tekanan udara rendah berupa gangguan interaksi regional," jelas Octa.

Dikatakannya lagi, Provinsi Jambi memiliki dua karateristik puncak musim hujan. Yaitu pada November-Desember 2018 lalu akan lebih tinggi dibandingkan fase bulan penghujan lainnya. Kemudian puncak kedua terjadi pada bulan Maret-April.

"Jadi jangan heran jika bulan Februari sampai Maret ini kondisi hujan berkurang, karena ini proses peralihan cuaca," pungkasnya.(afm)





loading...








Pakai Parang, Satgas TMMD Bersihkan Akar

Pakai Parang, Satgas TMMD Bersihkan Akar

Sabtu, 23/03/2019 13:45:17
Hap... Tenda Pasukan Langsung Jadi      

Hap... Tenda Pasukan Langsung Jadi    

Sabtu, 23/03/2019 13:43:24