Berlangsung Selama Sebulan, Ini Target TMMD di Desa Pangkal Duri Tanjabtim



Jumat, 19 Oktober 2018 | 07:00:07 WIB



Salah satu kegiatan TMMD melakukan silaturahmi denganw arga
Salah satu kegiatan TMMD melakukan silaturahmi denganw arga

JAMBERITA.COM- TMMD adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan lembaga Pemerintah non departemen dan Pemda, serta komponen bangsa lainnya.

“Kegiatan  dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana," ucap Dandim 0419/Tanjab, Kamis (18/10/2018).

Komandan Kodim 0419/Tanjab Letkol Inf M. Arry Yudistira, S. I. P, M. I. Pol selaku Dansatgas TMMD ke-103 menjelaskan, sebanyak 150 personel dari TNI AD dan Polri ditempatkan di rumah warga di Dusun Duri 5 Sei. Ayam Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"TMMD ini akan berlangsung sejak tanggal 15 Oktober sampai dengan 13 Nopember 2018, program-program yang kita jalankan disamping sasaran kegiatan berbentuk Kegiatan Fisik pembukaan badan jalan dari Dusun Sungai Ayam menuju Desa Sinar Kalimantan dengan perkiraan sepanjang 2.550 Meter. Pembukaan Jalan ini diharapkan nantinya memudahkan akses darat menuju ibu kota Kecamatan Mendahara.

 Kegiatan Non Fisik, dijalani dengan kolaborasi antara unsur TNI, Polri, Pemda Instansi Vertikal dan Swasta dengan bentuk kegiatan meliputi pelaksanaan penyuluhan tentang pertanian, perikanan, budaya hidup sehat, wawasan kebangsaan, trantib, lingkungan hidup, pendidikan dan listrik.

 Selain itu pada TMMD ini juga dilaksanakan pemberian bantuan kepada masyarakat diantaranya adalah bantuan sembako, bantuan sarana produksi pertanian, perlengkapan sekolah, bantuan alat perikanan, bantuan Alquran dan sertifikat tanah serta pelayanan sosial sunat massal, pemberian vaaksin anti rabies, Donor darah dan Pelayanan KB.

"Anggota yang masuk dalam Satgas sehari-harinya selama kurang lebih 30 hari akan tinggal bersama di rumah masyarakat, membantu masyarakat dan ikut terlibat langsung dengan keseharian masyarakat, tujuannya agar masyarakat dengan aparat lebih terjalin kontak emosional positif dan menyatukan tujuan bersama," tutupnya.(*/sm)








loading...