Ribuan Disabilitas Jambi tak Miliki Panti Khusus, Arif Munandar Sebut Keterbatasan Anggaran



Kamis, 11 Oktober 2018 | 12:17:41 WIB



Arif Munandar
Arif Munandar

JAMBERITA.COM- Ribuan penyandang disabilitas di Provinsi Jambi harus dititipkan ke panti luar daerah, seperti misalnya di Sumatra Selatan (Sumsel) Palembang, Jakarta bahkan ke Solo dan Jawa Barat (Jabar).

Ini terjadi karenaketerbatasan anggaran pemerintah provinsi Jambi.

Kepala Dinas Sosial dan Penduduk Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil), Arief Munandar mengatakan, berdasarkan data tahun 2018 yang ada 12 ribu orang penyadang disabilitas.

"Data tersebut belum terdata secara detail. Namun untuk di beberapa kabupaten seperti kabupaten Tebo sebanyak 986 orang, Tanjung Jabung Barat 1100 orang, dan Kota Jambi 1500 orang," ungkapnya kepada awak media, Selasa (9/10/2018).

Dengan jumlah data disabilitas tersebut, Arif menyebutkan, timbul beberapa permasalahan diantaranya tidak adanya panti khusus bagi disabilitas. Sedangkan panti merupakan alternatif penanganan terakhir bila mana pihak keluarga tak sanggup dan tak mengurus mereka.

"Adanya fasilitas panti yang memadai dan layak huni merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial yang ada di Jambi yang harus tuntas dikerjakan, di situlah kerja nyata guna menyelesaikan persoalan yang dihadapi. Oleh kerena itu, semua tak lepas dari peran serta kita semua sebagai ujung tombak dari masyarakat kepada pemerintah," terangnya.

Penyandang Disabilitas telah dilindungi oleh UU 23 tahun 2002 tentang perlindunan anak, UU 35 Tahun 2014, UU 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dan ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah. 

Dengan demikian, Arif mengaku pihaknya telah berupaya meski keterbatasan anggaran, dengan mengambil langkah melakukan kerjasama dengan Bina Jaksa Palembang dan Bina Jaksa Jakarta guna menampung penyandang disabilitas yang terlantar di Jambi.

“Inilah kenapa kita harus memperhatikan teman-teman disabilitas ini bahwa mereka juga mempunyai hak. Dikarnakan kita belum memiliki panti untuk penyandang disabilitas, ya saat ini mereka kita titipkan ke panti yang ada di Palembang, Jakarta, Solo bahkan Jawa Barat,” tambahnya.

Sejauh itu, Arif megaku untuk sekarang telah banyak instansi yang mencari dan memperkerjakan penyandang disabilitas. "Seperti Alfamart/Indomart juga kini telah memperkejakan 20 persennya karyawan penyandang disabilitas," pungkasnya. (afm)






loading...