Pedagang di RSUD Raden Mattaher Jambi Disoal, Drg Iwan: Mana Ada Rumah Sakit yang Jualan Pakaian



Selasa, 09 Oktober 2018 | 12:09:23 WIB



Drg Iwan saat wawancara
Drg Iwan saat wawancara

JAMBERITA.COM - Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Lembaga Pengawas Pembangunan dan Pelaporan Tindak Pidana Korupsi Jambi (LP3TKJ)  menggelar aksi demontrasi di kantor Gubernur, di kawasan Telanaipura, Selasa (9/10/2018).

Mereka meminta PLT Gubernur Jambi Fachrori Umar untuk memanggil PLT Direktur Utama RSUD Raden Mattaher terkait pemberian solusi yang berkeadilan bagi para pedagang di dilingkungan RSUD Raden Mattaher.

PLT Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi drg Iwan Hendrawan menanggapi, bahwa sebelumnya mereka sudah dua kali melakukan mediasi dan musyawarah secara bersama.

"Posisi mereka tempat berjualan melanggar aturan akreditasi rumah sakit. Kedua persoalan penyebaran penyakit, dari makanan lalat nempel itu menebar kemana mana, kita kan nggak tahu ni penyakit penyakit apa saja," ungkapnya saat dikonfirmasi.

Selanjutnya kata Iwan, setelah mediasi pihaknya sudah memberikan solusi untuk mereka pedagang agar berjualan di kantin sosro. Herannya, terang Iwan. malah muncul isu-isu yang tidak benar. "Kemarin sudah oke, dan bayarnya itu Rp.100 ribu perbulan, tapi malah diisukan kami minta Rp20 juta, dari mana,?" terangnya.

Iwan mengatakan, itu dilakukan karena RSUD Raden Mattaher ingin menuju rumah sakit yang mandiri. Mereka sebelumnya sudah mediasi dan telah siap untuk difasilitasi di kantin sosro."Yang jualan di dalam itu ada jualan pakaian, kan dimana ada rumah sakit yang jualan pakaian tegantung-gantung, kan nggak ada keindahan," pungkasnya.(afm)






loading...








Harga Kelapa Sudah Mulai Naik   

Harga Kelapa Sudah Mulai Naik  

Sabtu, 15/12/2018 13:25:57