Bersaksi di Sidang Zola, Elhelwi Bantah Ancam Absen jika Tidak Ada Uang Ketok Palu



Kamis, 04 Oktober 2018 | 20:40:27 WIB



JAMBERITA.COM- Sebanyak 10 orang Anggota DPRD Provinsi Jambi menjadi saksi dalam sidang Zumi Zola hari ini Kamis (4/10/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mereka yakni Zainal Abidin (Demokrat), Sufardi (Golkar), Gusrizal (Golkar), Elhelwi (PDI-P), Parlagutan (PPP), Cekman (Hanura), Tadjudin (PKB) Efendi Hatta (Demokrat), serta Yanti Maria (Gerindra) dan Nurhayati (Demokrat).

Dalam kesaksiannya mereka membantah jika sudah menerima suap uang ketok palu pada pengesahan RAPBD Provinsi Jambi.

Elhelwi, dari Fraksi PDI Perjuangan misalnya membantah jika dirinya tidak akan hadir jika tidak ada uang ketok palu.
"Kalau tidak disahkan (APBD), kami bisa salah juga dan menyalahi undang-undang, makanya kami menjamin bisa hadir," ucap Wakil Ketua Fraksi PDIP di DPRD Jambi Elhelwi memberikan kesaksian dalam sidang Zumi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/10/2018) seperti dikutip dari detik.com.

Jaksa KPK membandingkan keterangan Elhelwi dengan para saksi sebelumnya. Salah satu saksi yaitu Plt Sekda Pemprov Jambi Erwan Malik menyebutkan adanya ancaman dari Fraksi PDIP DPRD Jambi apabila tidak ada uang ketuk palu. Namun Elhelwi tetap membantahnya. "Ya itu hak mereka. Sejujurnya tidak ada, saya sudah disumpah. Saya menjamin itu hadir bukan untuk itu (ancam absen)," ucap Elhelwi.

Keterangan Erwan itu sebelumnya disampaikan dalam persidangan minggu lalu, tepatnya Kamis (20/9). Saat itu Erwan menyebut saat itu ancaman datang dari Elhelwi.

"Saat itu dipaksa buat surat pernyataan (oleh) Pak Elhelwi, minta kepastian Senin harus ada uang. Kalau tidak ada, nggak mau datang," ucap Erwan.(*/sm)






loading...








Harga Kelapa Sudah Mulai Naik   

Harga Kelapa Sudah Mulai Naik  

Sabtu, 15/12/2018 13:25:57