Ratusan Warga Kampung Penual dan Pangean Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo, Ini Tuntutannya



Selasa, 25 September 2018 | 19:51:42 WIB



Suasana pertemuan massa dengan DPRD Bungo
Suasana pertemuan massa dengan DPRD Bungo

JAMBERITA.COM, BUNGO-Pada hari selasa 25 September 2018, sekitar 300 massa warga dua kampung yakni kampung Penual dan Pangean Dusun Ujung Tanjung Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Bungo.

Aksi masyarakat dipicu karena Pemilihan Rio (Pilrio) yang ada di dua dusun tersebut sampai saat ini ditunda.

Masyarakat meminta pemilihan rio (kepala desa) di dusun tersebut terlaksana dengan calon tetap tiga orang. Ada juga informasi yang diperoleh ini jika tuntutan masyarakat Penual dan Pangean Ujung tanjung tidak dipenuhi akan mengajukan pemekaran dari Dusun induk Ujung tanjung.

Kedatangan masyarakat Kampung Penual dan Pangean Dusun Ujung Tanjung Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo disambut Wakil ketua DPRD Bungo H Syarkoni syam , Kadis PMD Bungo  dilanjutkan mediasi dalam Ruang rapat DPRD guna menampung aspirasi masyarakat.

Menanggapi permintaan masayarakat Kampung Penual Dan Pangean Dusun Ujung Tanjung Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo, Kadis PMD meminta waktu selama satu minggu untuk mencari jalan keluar penyelesaian sesuai prosedur sebelum memberikan keputusan.

Direncanakan  anggota DPRD bersama bupati bungo ,kadis PMD dan camat jujuhan akan melakukan pertemuan khusus untuk pembahasan lebih lanjut.

Kapolsek Jujuhan Iptu Andi Fernando Gultom mengawal kedatangan massa yang jumlahnya sekitar 300 orang, dengan jumlah kendaraan roda empat 20 unit.  Adapun koordinatornya Abuyazid. “Anggota Kapolsek Jujuhan yang langsung mengawal rombongan dari Jujuhan sampai ke Bungo dengan kendaraan Polsek Jujuhan," ujar Kapolsek Jujuhan.(ren)

 






loading...