Begini Kronologis Penangkapan DPO Kredit Fiktif BRI saat Pulang Haji



Selasa, 25 September 2018 | 13:53:32 WIB



JAMBERITA.COM - Terdakwa kasus kredit fiktif di BRI Sungaipenuh, Jamrus bin Jamhur telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati).

Dia diamankan tim intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi sesaat setelah dia mendarat sepulang dari menunaikan ibadah haji di Bandara Internasional Minagkabau, Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 00.10 Wib.

Asisten Intel (Asintel) Kejati, Dedie Trie Haryadi mengatakan, penangkapan terhadap terdakwa tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2410.K/PID.Sus/2013.

Dalam putusan tersebut terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana sebagaimana di atur dalam pasal 49 ayat (2) huruf b UURI No.10 th 1998 tentang Per Bankan.

“Bahwa di dalam amar putusan Kasasi terdakwa Jamhur Bin Jamrus diputus selama 5 tahun penjara, dan denda sebesar Rp.5 milyar subsidiair 6 bulan kurungan,” katanya.

Dedie menyebutkan proses penangkapan dilakukan bersama tim Intelijen dari Kejati Sumbar. Ketika terdakwa turun dari pesawat Garuda dengan nomor penerbagan 2413 dari Madinah sehabis menunaikan ibadah haji.

“Tiba di tangga bawah pesawat lalu terdakwa ditangkap, dan diamankan di ruang khusus Bandara Internasional Minangkabau yang disediakan oleh pihak Bandara,” ungkapnya.

Terdakwa akan diterbangkan pagi ini Pukul 06.00 wib ke Jakarta untuk selanjutnya diterbangkan kembali ke Jambi.

“Kita perkirakan sekitar pukul 10.00 wib tiba di Jambi, karena kita transit ke Jakarta terlebih dahulu,” pungkasnya.(*/sm)






loading...