Tanpa Demokrat, Prabowo Tetap Pilih Sandiaga Jadi Cawapres



Kamis, 09 Agustus 2018 | 23:45:52 WIB



Prabowo bersama Ketua DPP PKS dan PAN mengumumkan Sandiaga Uno sebagai cawapres
Prabowo bersama Ketua DPP PKS dan PAN mengumumkan Sandiaga Uno sebagai cawapres

JAMBERITA.COM- Tidak ada kejutan dalam pengumuman calon Wakil Presiden (Cawapres) yang dipilih Prabowo Subianto. Mantan Danjen Kopassus ini tetap memilih Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno menjadi cawapres pendampingnya di Pilpres 2019. 

Prabowo menyatakan dirinya dan Sandiaga telah menerima mandat dari tiga partai, yakni PKS, Gerindra dan PAN.

"Pimpinan dari tiga parpol, Gerindra, PKS dan PAN, telah memutuskan dan memberi kepercayaan kepada saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno, untuk maju sebagai calon presiden dan calon wakil presiden," kata Prabowo di rumahnya, jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (9/8/2018), sekitar pukul 23.30 WIB. 

Ia mengatakan kepercayaan ini merupakan amanah yang besar. “Sebagai insan hamba Tuhan akan memohon kekuatan dari yang maha kuasa, Allah SWT agar kami tidak mengecewakan kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua,” katanya.

Ia pun bercerita jika sudah melalui proses yang tidak mudah. Bahkan, proses ini melelahkan. Karena membangun koalisi tidak mudah. Banyak yang harus dipertemukan. "Dari awal bahwa Gerindra PAN, PKS sudah terbentuk koalisi defacto. Bukan baru kemarin, dua hari lima hari. Terutama dalam Pilkada DKI tahun 2017 lalu,” katanya.

Yang jelas, Ia terus berusaha menjalin kepercayaan, menjalin kerjasama yang erat, dan membuka komunikasi dengan semua pihak. “Saya bertemu mba Puan, bertemu dengan senior saya Pak Susilo Bambang Yudhoyono,” katanya.

Ia pun yakin, koalisi yang dibentuk untuk mencari solusi terhadap persoalan mendasar Bangsa Indonesia. Karena kata Prabowo, Indonesia menghadapi berbagai persoalan.

Diantaranya, mengalirnya kekayaan nasional ke luar Indonesia. Dimana proses kesejahtraan bangsa Indonesia terhambat oleh keadaan sistemik yang tidak mendorong pemerataan kekayaan.(sm)

 



Advertisement



loading...