Penghargaan dari Presiden, Fasha Raih Satyalencana Pembangunan, Yuliana Raih Pakarti Madya I



Minggu, 08 Juli 2018 | 08:37:57 WIB



Fasha Raih Satyalencana Pembangunan, Yuliana Raih Pakarti Madya I
Fasha Raih Satyalencana Pembangunan, Yuliana Raih Pakarti Madya I

JAMBERITA.COM, MANADO - Keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dibawah kepemimpinan Wali Kota DR. H. Syarif Fasha, ME, dalam program pembangunan bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Atas upayanya itu, Syarif Fasha dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2018, yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani atas nama Presiden RI Joko Widodo, pada puncak pringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXV di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (6/7). 

Syarif Fasha merupakan satu dari 21 kepala daerah di Indonesia yang dianugerahi tanda kehormatan Satyalencana Pembangunan dalam acara tersebut. Wali Kota Jambi itu dinilai memiliki komitmen dan peran besar dalam bidang pengendalian kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kota Jambi.

Kepada sejumlah awak media usai penganugerahan tersebut, Fasha menyampaikan apresiasinya atas peran berbagai pihak dalam membantu mewujudkan suksesnya upaya Pemerintah Kota Jambi di bidang pengendalian kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga bahagia di Kota Jambi.

"Alhamdulillah kami bersyukur dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia ini. Selain hasil kerja keras jajaran Pemerintah Kota Jambi yang didukung BKKBN, tentunya ini juga berkat dukungan luas masyarakat. Memang sebagai ibukota provinsi, Kota Jambi memiliki persoalan  kependudukan yang  tergolong kompleks, kami fokus pada program mengedepankan pengendalian penduduk, pemberdayaan keluarga berencana dan pembangunan keluarga bahagia di Kota Jambi. Termasuk seperti memfasilitasi pembangunan kantor penyuluh KB di setiap kecamatan serta mencanangkan kampung KB disetiap kelurahan," ujar Fasha.

Ia menambahkan, sebagai unit terkecil di masyarakat, keluarga menjadi pilar utama dalam membangun bangsa yang berkualitas dan berketahanan.

"Keluarga adalah pilar utama dalam membangun bangsa yang berkualitas dan berketahanan. Sebagai unit terkecil dalam masyarakat, peran keluarga sangat menentukan kualitas bangsa, ini dikarenakan keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembinaan tumbuh kembang, menanamkan nilai-nilai moral dan pembentukan kepribadian individu. Keluarga juga merupakan sebuah pondasi untuk tumbuh dan berkembanganya sebuah bangsa," tambah Fasha.

Sebelumnya, dilokasi yang berbeda, Ketua TP PKK Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, S.E., M.Si. Ak, turut pula meraih penghargaan. Ketua TP PKK Kota Jambi tersebut meraih penghargaan Pakarti Madya I dari Menteri Kesehatan RI atas Pelaksana Terbaik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kategori Kabupaten/Kota Tahun 2018. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Ketua TP PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.

Sebagaimana diketahui, dengan diterimanya Satyalencana Pembangunan bidang KKBPK tersebut, maka sejak memimpin Kota Jambi, Syarif Fasha telah 4 kali dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalencana dari Presiden RI. Sebelumnya Fasha telah menerima tanda kehormatan Satyalencana Pembangunan bidang Kebaktian Sosial pada tahun 2014, dan Satyalencana Pembangunan bidang Koperasi dan UMKM serta Satyalencana Manggala Karya Kencana pada tahun 2016. 

Acara puncak HARGANAS ke-XXV di Kota Manado tersebut, turut pula dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prof. DR. Yohana Susana Yambise, Plt. Kepala BKKBN Sigit Priohutomo, Ketua TP PKK Pusat dr. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam acara tersebut, Ketua TP PKK Kota Jambi Hj. Yuliana Fasha, Ketua DWP Kota Jambi Hj. Choirianti Budidaya, Kepala Dinas PPKB H. M. Rasyid Ridho, Kadis Kesehatan dr. Ida Yuliati dan Direktur RSUD H. Abdul Manap dr. Erwin Pardede.(*/sm)



Advertisement



loading...