Ini Dugaan Pelanggaran yang Menyeret Kepala ULP Provinsi jadi Pihak Tergugat



Rabu, 06 Juni 2018 | 15:36:40 WIB



Suasana sidang
Suasana sidang

JAMBERITA.COM - Kuasa hukum Direktur PT Fatma Nusa Mulia, Vernandus Hamonangan Sitanggang menyeret Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jambi, Evi Syahrul  dalam turut tergugat karena diduga menyalahgunakan wewenangnya.

Kepala ULP menjadi pihak turut tergugat bersama Inspektorat Provinsi, dalam gugatan yang dilayangkan Eriyanto Musa ke Pengadilan Negeri Jambi dalam PPK, dalam tender pekerjaan Sanggaran Agung - Jujun - Lempur yang bersumber APBD Provinsi Jambi Tahun 2018.

Ia menduga proses tender yang dilakukan sarat dugaan persekongkolan yang dapat merugikan keuangan Negara.

Sedangkan pihak tergugat adalah Pokja BM-2 dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi Tetap Sinulingga.

“Dalam tender proyek tersebut kita sudah melakukan sanggahan, namun Tetap Sinulingga sebagai PPK tidak mengambil tindakan,” katanya.

Sementara Kepala ULP Provinsi sebagai turut tergugat, kata Vernandus, karena yang meng-SK kan Pokja kan adalah Kepala ULP.

“Supaya dia (Kepala ULP) lebih tahu kapabilitasnya dipertanyakan, penyalahgunaan wewenangnya, nanti kita buktikan,” kata Vernandus.

Sidang perdana gugatan PT fatma Nusa Mulia ini seharusnya digelar hari ini Rabu (6/6) di Pengadilan Negeri Jambi.

Namun sidang ditunda karena Tetap Sinulingga dan Inspektorat tidak hadir, sedangkan Kepala ULP dan Pokja hanya diwakilkan Bagian Hukum Pemprov.

Akan tetapi Bagian Hukum yang mewakili ULP dan Pokja juga tidak memiliki kelengkapan surat kuasa, sehingga ditolak hakim. Sidang dijadwalkan akan digelar kembali pada 4 Juli mendatang. (kj/sm)



Advertisement



loading...