Pemira UNJA Cacat Aturan, Aliansi Gubernur BEM UNJA Bakal Ajukan KPU Baru



Sabtu, 02 Juni 2018 | 23:07:03 WIB



MENDALO, MUARO JAMBI - Hasil Pemilu Raya (Pemira) Universitas Jambi (UNJA) beberapa waktu lalu dianggap tidak sah karena cacat aturan, hal ini di ungkapkan M. Anhar, Gubernur BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Pertanian UNJA (02/06/2018).  

“Apa yang dilakukan oknum KPU beserta pimpinan tidak melalui mekanisme yang sudah disepakati dan juga tidak sesuai aturan UU Pemira pasal 29 yang bunyinya pelaksanaan Pemira UNJA haruslah dilaksanakan serentak, KPU tidak melaksanakan aturan UU tersebut dan sengketa yang sedang berjalan melalui mekanisme ad hoc juga belum selesai, serta 50 persen anggota KPU tidak mengetahui hasil pemira tersebut,” ungkap  M. Anhar.

Anhar menambahkan, Ini terbukti setelah pihaknya menanyai langsung koordinator verifikasi dan administrasi KPU KBM UNJA yang bertanggung jawab atas hasil Pemira yang sampai hari ini tidak diketahui jumlah maupun hasilnya.

Menurut Anhar, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak birokrasi kampus dan wakil dekan. Mereka menyatakan belum ada hasil kesepakatan.

Saat Anhar menghubungi anggota KPU lainnya juga menyatakan hal yang sama, bahwasanya tidak pernah dilibatkan dari mulai persiapan bahkan sampai hari ini. Padahal menurut pengakuan anggota KPU tersebut mereka memiliki WhatsApp grup, namun tidak pernah ada info pasca pelaksanaan Pemira yang dianggap cacat aturan.

Anhar menduga ada kepentingan pribadi ketua KPU maupun oknumnya. “Kami bisa buktikan itu. Karena kami punya bukti lengkap, serta menyayangkan tindakan yang dilakukan KPU, ini kan proses belajar mahasiswa, baru belajar saja sudah mulai zolim dan tidak taat aturan, bagaimana kalo terjun langsung ke masyarakat,” beber Anhar.

Anhar menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan Gubernur di lingkungan Universitas Jambi, UKM maupun MAM serta anggota KPU itu sendiri untuk meminta klarifikasi serta menyelesaikan permasalahan ini. “Apabila mereka masih tidak taat aturan kami akan usulkan KPU baru yang taat aturan undang-undang Pemira,” pungkasnya.(*)

 

Dilaporkan oleh : M. Harvin

 



Advertisement



loading...