Diundang LPJK Tapi Tak Hadir, ULP Jambi Jawab Begini



Sabtu, 26 Mei 2018 | 07:15:04 WIB



JAMBERITA.COM-  Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Jambi Evi Syahrul membenarkan jika diundnag LPJK pada tanggal 25 Mei 2018 terkait sistem pengadaan barang/jasa yang dilaksanakan ULP Provinsi Jambi.

Evi mengakui saat itu tidak bisa hadir. “Benar bahwa ULP provinsi Jambi pernah diundang pada acara LPJK pada tanggal 23 April 2018, dan ULP Provinsi Jambi secara resmi juga telah membalas undangan tersebut yang isinya meminta jadwal ulang dengan LPJK untuk mengadakan pertemuan kembali,”katanya dalam rilis ULP yang diterima jamberita.com.

Ia beralasan pada hari tersebut pihaknya sudah terjadwal ke ULP DKI Jakarta untuk berdiskusi terkait Draft peraturan Kepala Daerah tentang kode etik penyelenggara layanan pengadaan barang/jasa, perkada kode etik.

Ini merupakan salah satu rencana aksi pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi KPK-RI yang harus diselasaikan oleh ULP Provinsi Jambi. Selain itu beberapa poin yang dapat disampaikan sebagai berikut dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa pemerintah, Perpres Nomor 54 Tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah dan perubahannya merupakan pedoman bagi pokja ULP untuk bekerja selain aturan-aturan lain terkait dengan teknis pengadaan barang/jasa.(*/sm)



Advertisement