Fachrori Umar Hadiri Pernyataan Sikap FKUB terkait Aksi Terorisme



Kamis, 17 Mei 2018 | 15:53:47 WIB



Fachrori menghadiri pernyataan sikap
Fachrori menghadiri pernyataan sikap

 JAMBERITA.COM - Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Jambi Fachrori menghadiri pernyataan sikap Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Kemenag Provinsi Kamis (17/5/2018). 

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi menyikapi aksi teror bom bunuh diri belakangan ini yang muncul di beberapa titik seperti di Surabaya, Sidoarjo Jawa Timur dan di Mapolda Riau.

Tokoh lintas agama dan seluruh elemen masyarakat di Aula Kemenag Provinsi Jambi menyatakan pernyataan sikap mengutuk keras aksi teror bom di berbagai tempat di Indonesia, apalagi melibatkan anak-anak.

"Tindakan tersebut bukanlah mencerminkan untuk melihat ajaran agama tetapi doktrin sesat dari pada faham keagamaan," terangnya melalui rilis resmi FKUB.

Mereka menghimbau kepada seluruh organisasi lintas agama untuk senantiasa saling menghormati ajaran agama dan keyakinan masing-masing.

Serta memberikan pembinaan kepada seluruh umatnya akan pentingnya hidup rukun dan damai di Provinsi Jambi pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

"Berkomitmen bahwa sesungguhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati, dan menolak berbagai upaya yang ingin merusak persatuan dan kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

FKUB meminta kepada Pemerintah dan DPR RI untuk segera menyelesaikan rancangan undang-undang anti terorisme sebagai panduan dalam penegakan hukum.

"Menghimbau kepada juru penerang agama, penyuluh lintas Agama, Da'i, Mubaligh dan membantu untuk menyampaikan pesan keagamaan yang menunjukkan dan menghindari dakwah provokatif yang dapat merusak persatuan," jelasnya.

FKUB mendukung sepenuhnya langkah-langkah Pemerintah, TNI, dan Polri melakukan tindakan tegas terhadap pelaku teror dan berbagai upaya yang dapat merusak nilai-nilai persaudaraan dan kebangsaan.

"Memasuki bulan Suci Ramadhan 1439 Hijriah, meminta kepada seluruh umat beragama untuk saling menghormati dan menjaga Kekhusu'an ibadah di bulan Suci Ramadhan," pungkasnya.(afm)



Advertisement











73 Persen Masyarakat Ingin Pemimpin Baru

73 Persen Masyarakat Ingin Pemimpin Baru

Sabtu, 26/05/2018 11:53:33