Soal 5.054 Pemilih Kota Jambi Tanpa Surket, Ini Penjelasan KPU Kota Jambi



Selasa, 15 Mei 2018 | 15:48:36 WIB



Wein Arifin (dua dari kiri) dalam rakor Pilkada Selasa (15/5/2018)
Wein Arifin (dua dari kiri) dalam rakor Pilkada Selasa (15/5/2018)

JAMBERITA.COM- KPU Kota Jambi memberikan penjelasan terkait dengan angka 5.054 pemilih yang belum memiliki surat keterangan pemilih secara personal. Namun sudah dieksekusi dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada penetapan DPT 19 April lalu.

Ketua KPU Kota Jambi, 5.054 warga Kota Jambi dimasukkan dalam DPT sehari sebelum penetapan DPT. Mereka ini masuk dalam data base di Dukcapil Kota Jambi, namun belum melakukan perekaman. “Mereka punya NIK, tapi masih NIK lama. Karena belum merekam,”katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Ia mengatakan, payung hukum dari kebijakan ini berdasarkan SE Mendagri nomor 471.13/6398/Dukcapil tanggal 6 April perihal penerbitan surat keterangan pengganti KTP elektronik maupun surat keterangan telah terdata dalam database kependudukan yang ditandatangani Direktur Jendral Kependudukan dan catatan sipil.

“Intinya surat ini membolehkan dikeluarkannya surat keterangan selain karena alasan belum keluarnya KTP elektronik, tapi juga bagi warga yang sudah masuk dalam data base kependudukan setelah menerima permohonan dari KPU Kabupaten/Kota,”kata Wein.

Inilah yang menjadi payung hukum masuknya 5.054 warga Kota Jambi dalam DPT. Selanjutnya, Dukcapil mengeluarkan surat keterangan kolektif terhadap nama tersebut. “Masalahnya kan dalam pemungutan suara wajib membawa Surket ini. Inilah tadi dikejar solusinya,”katanya.

Hasilnya, Dukcapil sudah menjemput bola. Dari 5.054 warga Kota Jambi, 1000 lebih sudah direkam. Ini dalam jangka waktu kurang dari sebulan.

Selain itu, opsi berikutnya, dukcapil akan memecah surat keterangan tersebut menjadi satu orang satu surat keterangan. Itu dilakukan agar dapat menggunakan hak pilihnya karena tak mungkin menggunakan surat keterangan kolektif. "Sekarang itu masih berproses," ujarnya.(sm)



Advertisement



loading...