Bom di 3 Gereja, Kapolda Jatim Bilang Tidak Ada Tanda-Tanda Sebelumnya



Minggu, 13 Mei 2018 | 10:59:11 WIB



Irjen Pol Machfud Arifin
Irjen Pol Machfud Arifin (tribratanews)

JAMBERITA.COM, SURABAYA - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyebut tidak menemukan indikasi akan ada teror di Surabaya. Karena selama ini kondisi kota pahlawan ini kondusif. Ia menduga kejadian ini terkait dengan kejadian di Jakarta baru-baru ini.

Saat ditemui jamberita.com di sela peninjauan Gereja Pantekosta, Jalan Arjuna, Kapolda mengatakan jika selama ini Surabaya kondusif. Namun, Ia mengakui diduga ada pengaruh dari penyerangan di Mako Brimob.

Baca juga: Update Teror Bom Surabaya: 8 Orang Meninggal Dunia, 38 Orang Luka-Luka

“Kita tidak pernah ada tanda-tanda. Jawa timur selama ini kondusif. Ini mungkin imbas kejadian di Jakarta, kemudian viral, ada himbauan dari pimpinan untuk ‘berjihad’. Beberapa orang sengaja menyerang ke markas,” katanya.

Namun demikian, Ia meminta masyarakat Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya untuk tetap tenang. Kepolisian saat ini terus berusaha untuk mensterilkan tiga lokasi ini.(*/sm)








loading...