Daun Bisa Jadi Uang, Asrori Prihatin Pemuda Zaman Now Hanya Mau Jadi Karyawan



Jumat, 27 April 2018 | 14:54:13 WIB



Asrori (tengah, pakai topi)
Asrori (tengah, pakai topi)

JAMBERITA.COM - Pelaku Usaha Tani Produk Prima Tiga di RT 47 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Pal Merah Kota Jambi ini tergolong sukses dalam menjalani profesinya. Ketua kelompok tani ini berhasil menyulap dedaunan alias sayur mayur menjadi uang.

Berkat kegigihannya, Asrori berhasil mengantarkan anaknya ke jenjang pendidikan S1 di salah satu perguruan tinggi ternama di Jambi. Tidak hanya itu, saudara dan adik-adiknya pun sukses diantarkannya menduduki berbagai profesi yang membanggakan. Mulai dari Kepala SMA, sampai menjadi anggota TNI dan Polri.

"Iya, dari sini (bertani sayuran-red) anak saya dan orang-orang di lingkungan saya bisa berhasil," ungkapnya saat didatangi Tim Ketahanan Pangan Provinsi Jambi untuk mengambil sampel sayur yang dia tanam, Kamis pagi (27/4/2018).

Bercermin dari keberhasilannya itu, Asrori mengaku prihatin melihat anak-anak muda zaman now, yang masih mau menjadi buruh harian dan sibuk melamar ke perusahaan untuk menjadi karyawan, padahal menurutnya anak-anak muda bisa lebih sukses dibanding dirinya.

Menurut Asrori, dengan menanam sayur di atas dua tumbuk lahan saja, dalam waktu 18 hari petani sudah bisa menghasilkan 2.000 ikat sayur, yang bernilai sekitar Rp 2 juta lebih.

“Jadi petani kita bebas dari kekangan, juga tidak terlalu menyita waktu, asal punya kemauan,” terangnya.

Pantauan Jamberita.com, diatas lahan seluas 1,5 hektar di kawasan Pal Merah, Asrori menanaminya dengan berbagai jenis sayuran. Ada Kangkung, Pocai, Sawi, Bayam dan sayur mayur lainnya. Untuk memasarkan hasil pertaniannya, Asrori membuka outlet sayur di pasar Kota Jambi.

"Saya jual juga di pasar-pasar tradisional yang ada, ada juga yang kami antar ke pasar-pasar Swadaya masyarakat," pungkasnya.(afm)




Tagar:

# KOTA JAMBI

Advertisement



loading...