Tanggapi Video Ganti Presiden di KPU, SAH: Tidak Ada Yang Salah, Ganti Presiden Hak Konstitusional



Senin, 23 April 2018 | 19:44:04 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM - Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra (SAH) menanggapi santai polemik video ganti presiden pada acara KPU Provinsi Jambi pada Sabtu (21/4/2018).

Bahkan, SAH menilai tidak ada yang salah dalam parodi tersebut. Karena ini memasuki musim Pilpres maupun Pileg 2019. Artinya ada  pergantian baik Legislatif maupun Presiden dan Wakil Presiden.

“Jadi seharusnya tidak ada perlu yang dibesarkan-besarkan sehingga menjadi polemik. Ganti presiden itu hak konstituen kok, tidak ada yang salah,” ujar SAH saat dihubungi lewat pesan Whats Appnya malam ini, Senin (23/4/2018).

Bagaimana jika dikatakan pelanggaran? SAH menilai seharusnya yang menyatakan pelanggaran itu harus lebih jeli lagi dan memahami aturan yang ada.

“Kan tidak ada adik-adik seniman itu menyebutkan nama. Hanya meneruskan ‘Ganti Presiden’ saya kira itu juga suara dari arus bawah,” jelas SAH.

Apalagi pada acara kemarin bertemakan "seni budaya kearifan lokal". Dalam konteks seni itu semua seniman memiliki kebebasan dalam berekspresi.

“Itu adik-adik seniman dari Gerindra, mungkin mereka merasakan bahwa selama ini memang tidak ada perubahan di Indonesia. Ekonomi kian terpuruk, harga bahan pokok terus meningkat dan lapangan pekerjaan minim. Karena mereka merasakan itu semua, ya mereka buat tema pentas seni mereka ada ganti presidennya. Itu sah-sah saja,” papar SAH.

Sementara, soal KPU Provinsi Jambi yang menyebut jika kesalahan parodi di Gerindra, SAH mengaku KPU harus objektif dalam melihat persoalan ini, tidak bisa mendiskreditkan Gerindra.

“Walau begitu, kita tetap mengapresiasi KPU Provinsi Jambi dengan acara-acara yang diagendakan. Proses sosialisasi kita sangat terbantu,” ujar SAH.(*/sm)








loading...