Pilih Kampanye Gerilya, PDIP Optimis Menangkan Sani- Izi



Minggu, 15 April 2018 | 10:10:57 WIB



Edi Purwanto (Baris Kedua paling kanan,red) bersama Sani-IZi dan pendukung
Edi Purwanto (Baris Kedua paling kanan,red) bersama Sani-IZi dan pendukung jamberita.com

JAMBERITA.COM- DPD PDI Perjuangan optimis bisa mengejar ketertinggalan elektabilitas dari pasangan lawan Syarif Fasha-Maulana yang lebih dahulu bergerak di masyarakat. Bahkan, partai pengusung Jokowi ini yakin bisa memenangkan Sani-Izi dalam pemungutan suara Juni 2018 mendatang.

Ketua DPD DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan jika partainya sudah biasa menghadapi lawan dengan elektailitas lebih dulu unggul. Sebut saja saat mengusung Jokowi di Pilkada Jakarta, Ganjar di Jawa Tengah bahkan di beberapa tempat lainnya. “Karena kita punya strategi sendiri. Dan untuk urusan bergerilya di masyarakat, PDIP sudah terbiasa melakukannya,”kata Edi saat ditemui pada Sabtu (14/5/2018).

Di Kota Jambi dan termasuk di dua daerah yakni Merangin dan Kerinci, pihaknya bergerak langsung di masyarakat dengan mengurangi kegiatan yang sifatnya seremonial. Karena pihaknya ingin Sani-Izi bertemu langsung dengan masyarakat sehingga mengetahui apa yang diinginkan masyarakat. “Selain program yang sudah dirancang, terkadang masukan dari masyarakat juga menjadi bahan penting yang bisa menjadi solusi menghadapi persoalan kota,”kata Edi.

Ia mengatakan, berdasarkan evaluasi yang dilakukan timnya, elektabilitas pasangan Sani-Izi terus mengalami kenaikan. Menurutnya ini tren positif yang cukup baik. Artinya apa yang dilakukan selama ini bisa diterima masyarakat.

Terkait minimmnya gerakan Sani-Izi yang terlihat di masyarakat, Edi mengatakan hanya tidak terpublikasi. Karena calonnya masuk langsung ke kantung-kantung suara. Menurutnya, kampanye dengan massa besar juga tidak selalu efektif. Selain itu, dirinya juga menekankan ke calon agar melakukan kampanye berbiaya murah.

Ini penting agar pasangan calon jika terpilih juga fokus melaksanakan pemerintahan tanpa harus berfikir untuk mengembalikan dana kampanye.(sm)

 



Advertisement