Hasil Uji Lab dari Mahasiswa Beredar Bikin Heboh, Kadis Peternakan Provinsi Jambi Bilang Begini



Rabu, 04 April 2018 | 15:25:09 WIB



JAMBERITA.COM - Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Ahmad Mausul  menberikan penjelasan terkait beredarnya hasil Uji laboratorium.

Ini terkait dugaan bakso mengandung daging babi yang sebetulnya bersifat rahasia dan membuat heboh. Padahal hasilnya belum sepenuhnya valid.

"Itukan baru 50 persen, artinya belum pasti dan perlu diuji lagi," ungkap Ahmad Mausul saat dikonfirmasi Jamberita.com via telpon genggamnya, Rabu (4/4/2018).

Mausul mengatakan, sampel tersebut awalnya mereka terima dari Mahasiswa UNJA tersebut (yang melaporkan pak Tarsyid ke Polda Jambi-Red).

Tapi soal tersebarnya hasil uji lab dan menjadi viral, Ia tidak mengetahuinya.

"Itu masih rahasia dan harus ada pembanding minimal 2 dua, tapi dak tahu sayo kenapo biso tersebar, apo Kasi yang di Kota apa yang bersangkutan?" terangnya.

Mausul mengaku, sangat menyayangkan peristiwa tersebut apalagi melibatkan pedagang bakso Tarsyid hingga mengalami kerugian dan merasakan beratnya sanksi sosial yang harus dia terima akibat dampak itu.

"Alhamdulillah juga bapak tu (Tarsyid) tidak menuntut sehingga tidak jadi panjang dan bapak itu tidak salah," terangnya.

Mausul berharap, peristiwa ini jangan sampai terjadi kembali. Dan persoalan ini sendiri sudah mereka lakukan pengujian sesuai dengan prosedur ke laboratorium yang memang terakreditasi, sehingga menyerahkannya ke Subdit I Ditreskrimsus Polda Jambi untuk membawa sampel bakso diuji ke Bogor (Jawa Barat) dan Bukit Tinggi (Padang).

"Hasilnya kan sudah kemarin diumumkan, kesimpulannya negatif," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, bahwa Mahasiswa UNJA itu sendiri kemarin di Mapolda Jambi mengaku tidak tahu soal kenapa hasil uji lab tersebar. "Kalau melaporkan saya, tapi kalau memviralkan itu saya tidak tahu," ungkapnya kemarin.(afm)








loading...