Dianto : Pendidikan Kunci Pengentasan Kemiskinan



Rabu, 04 April 2018 | 14:05:51 WIB



M. Dianto
M. Dianto

JAMBERITA.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M. Dianto menegaskan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM)  sebagai kunci untuk mengatasi angka kemiskinan.

Dijelaskannya, Pemprov Jambi bekerjasama dengan semua pihak terkait menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran  di 2 (dua) tahun terakhir ini. Hal ini menunjukan bahwa program yang  dilakukan oleh pemerintah sudah pada  track yang  benar.

"Jika  tidak ada koordinasi yang baik antara biro atau bagian Kesramas provinsi dan bagian Kesra di kabupaten/kota, maka tidak akan ada sinergitas dalam program dan pelaksanaan di lapangan.  Kita terus mempertahankan kondisi yang sudah baik sekarang, kita berharap kita pun berusaha terus menurunkan angka kematian ibu dan anak yang juga angkanya sudah baik di bawah angka rata-rata nasional," kata Dianto dalam Rakor Bidang Kesra dan Kemasyarakatan di Provinsi Jambi tahun 2018, di Hotel Oduo Weston, Selasa (2/4/2018).

Dianto mengatakan, pemerintah terus mengupayakan peningkatan lama pendidikan masyarakat yang tujuannya untuk meningkatkan SDM di Provinsi Jambi. Jika di angka statistik lama sekolah di Provinsi Jambi itu baru 8,07 artinya anak-anak usia sekolah itu cuma sekitar 8 tahun dan kalau 8 tahunan berarti baru sampai ke sekolah menengah pertama  itupun seharusnya Sekolah Menengah Pertama 9 tahun.

"Itu berarti kan ada masih PR kita untuk meningkatkan  lama pendidikan minimal, yang secara nasional sudah ditargetkan 12 tahun. Makanya, kita berharap dengan rekor ini dengan anggaran dari masing-masing, APBN, APBD Provinsi, Kabupaten/Kota dimana didukung undang-undang yang sudah keluar bahwa 20% dari APBD itu adalah untuk pendidikan, kita berharap kekurangan kita yang masih 4 tahun ini bisa terkejar dan mengupayakan dengan rekan-rekan kabupaten dan kota supaya sinergi bagaimana lama pendidikan kita ini paling tidak sama dengan lama pendidikan di tingkat nasional," terangnya.

Kunci untuk pengentasan kemiskinan adalah pendidikan diharapkan nanti dengan rakor ini  ada solusi bagaimana  mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran, pendidikan tinggi dan keahlian untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi Masyarakat Eekonomi ASEAN (MEA).

"artinya dari negara tetangga kedepan bisa masuk menjadi tenaga kerja di tempat kita," jelasnya.

Pihaknya juga berupaya bagaimana anak-anak dengan skill dan kemampuan yang ada bisa juga bekerja di negara tetangga. Makanya, ada peningkatan kualitas SDM dibarengi dengan skill yang berkualitas. Bagaimana nanti anak-anak  punya keahlian dan sertifikasi.

"Kita berharap anak-anak kita yang sudah lulus dari SMK, kalau masih kurang ilmu bisa dikerjasamakan dengan BLK yang ada di kota Jambi ini. Setelah dari mereka bisa mengikuti ujian kompetensi untuk mendapatkan sertifikat profesi, kalau anak-anak kita dari SMK sudah mendapatkan sertifikat profesi, mereka bisa memasuki pasar kerja," pungkasnya. (afm)




Tagar:

# Kota Jambi




loading...