Sani-Izi Pertanyakan Izin yang "Banyak Pintu", Ini Penjelasan Fasha



Sabtu, 31 Maret 2018 | 09:29:01 WIB



Sani-Izi saat Debat Pilwako tahap 1
Sani-Izi saat Debat Pilwako tahap 1

JAMBERITA.COM - Dalam sesi tanya jawab antara pasangan calon, kedua pasangan di debat kandidat Pilwako Jambi 2018 saling serang.

Pasangan Abdullah Sani-Kemas Alfarizi yang diberikan kesempatan bertanya, menanyakan soal perizinan yang sudah ada instansi BPMPTSP. Namun, Ia menerima laporan untuk mendapatkan izin tetap harus "banyak pintu".

"Persyaratan sudah dipenuhi.Tapi ada rekomendasi teknis dari dinas- dinas. Ini memunculkan kecurigaan timbul pungli antara dinas dan pengusaha," kata Izi.

Menjawab hal ini, Calon Walikota Jambi, Syarif Fasha menjawab jika BPMPTSP sudah memiliki standar pelayanan. Sudah ada syarat dan waktu pemberian izin yang ditampilkan terbuka.

Bahkan dari sisi pelayanan sudah diakui oleh Ombudsman.

Soal rekomendasi teknis, Fasha mengatakan ada beberapa perizinan yang harus membutuhkan rekomendasi teknis. 

"Misalnya Amdal harus dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup. Untuk terkait banjir harus ada rekomendasi PU. Itu tak bisa dikeluarkan BPMPTSP. Itu ada aturannya," katanya.

Fasha pun kembali menegaskan jika rekomendasi teknis itu memang harus dilakukan khususnya kepada perizinan tertentu. Karena yang berhak mengeluarkan izin Amdal ada Dinas Lingkungan, karena mereka yang memiliki SDM untuk menilai.(sm)





Advertisement



loading...