Sambangi DPRD Batanghari, KPK: Jangan Lagi Ada Uang Ketok dan Fee Proyek



Jumat, 30 Maret 2018 | 21:45:56 WIB



Adlinsyah M. Nasution
Adlinsyah M. Nasution

JAMBERITA.COM, BATANGHARI - Koordinator Wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Adlinsyah M. Nasution atau biasa dikenal dengan sapaan Coki menggelar rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) kabupaten Batanghari sekira pukul 02.00 wib, Kamis (23/3/2018) di Gedung DPRD Batanghari.

Kunjungan ini setelah menghadiri acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Bupati Batanghari Ir. Syahirsah SY, Sekretaris Daerah (Sekda) H. Bakhtiar, SP dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batanghari, 

Setelah rapat usai, saat dikonfirmasi Coki mengatakan ada tiga hal yang diingatkan KPK kepada seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Batanghari. Ini juga pernah dilakukan ke DPRD Provinsi Jambi sebelum terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT).

“Yakni pertama jangan ada lagi bicara uang "Ketok". kedua jangan ada lagi Pokir yang dianggap milik pribadi. Program monggo. Yang ketiga fee- fee proyek jangan ada, udah," tegas Coki.

Mengenai anggota dewan yang bermain proyel, Coki minta diberikan informasinya. "Kasih infolah, main proyeknya seperti apa? Gitukan," ketusnya.

Selain itu Coki juga megatakan akan menindak siapa pun yang melakukan penyelewengan. "Kalau ada indikasi kenapa tidak, akan kita proses," pungkasnya. (one)




Tagar:

# BATANGHARI




loading...