Zaini Dihukum Pancung oleh Pemerintah Saudi, KBRI: WNI Hati Hati Jangan Tersandung Kasus Hukum



Minggu, 25 Maret 2018 | 23:40:26 WIB



Suasana pengajian doa bersama untuk Muhammad Zaini Misrin, TKI yang dihukum pancung pemerintah Saudi.
Suasana pengajian doa bersama untuk Muhammad Zaini Misrin, TKI yang dihukum pancung pemerintah Saudi.

JAMBERITA.COM, RIYADH - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh meminta WNI yang tinggal di Arab Saudi untuk hati-hati agar tak tersandung masalah hukum di Negara Saudi. Ini disampaikan saat menggelar pengajian dan doa bersama untuk Muhammad Zaini Misrin, TKI yang dihukum pancung pemerintah Saudi.

Seperti diketahui, Zaini dituduh membunuh majikannya pada 2004 dan Mahkamah Aamah Mekah memutus vonis mati pada 17 November 2008. KBRI baru mengetahui kasus tersebut pada 2008 setelah vonis mati dijatuhkan

"Agenda utama tahlilan dan berdoa bersama untuk almarhum Muhammad Zaini Misrin Arsyad (MZMA) yang beberapa hari lalu telah menjalani eksekusi mati di Mekah Arab Saudi," kata Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh, Sa'dullah Affandy, dalam keterangannya, Sabtu (24/3/2018) seperti dikutip dari detik.com

Tahlilan dan doa bersama itu digelar di lobi utama KBRI selepas salat Jumat waktu setempat. Sekitar 100 orang WNI yang terdiri dari keluarga besar KBRI Ridadh dan perwakilan tokoh masyarakat ikut hadir dalam doa bersama itu.

Kegiatan itu juga diselingi penyuluhan hukum terhadap WNI yang tinggal di Arab Saudi. Sa'dullah mengingatkan agar WNI yang tinggal di Arab Saudi lebih hati-hati agar masalah hukum seperti yang dialami Muhammad Zaini tak terulang.

"Mohon teman-teman yang tinggal di sini (Arab Saudi), apapun pekerjaannya, bisa membawa diri dan berhati-hati selama di Arab Saudi, supaya terhindar dari kasus hukum," imbuhnya.(*/sm)



Advertisement



loading...