JoomlaLock.com All4Share.net
Dulu, Masjid Batu jadi Tempat Mencari Keadilan, Ini Ceritanya...
H Hasbi

JAMBERITA.COM – Masjid Batu Seberang Kota Jambi, dengan keberadaannya yang sudah melewati beberapa dekade tentunya menyimpan banyak cerita. Diantaranya seperti yang dituturkan oleh H. Hasbi, SH, wakil ketua pengurus Masjid Ihsaniyah (Masjid Batu, red).

Menurut H. Hasbi, sekitar tahun 1960-an, selain untuk beribadah dan kegiatan sosial, masjid Ihsaniyyah juga digunakan masyarakat sekitarnya untuk menyelesaikan sengketa.

“Biasanya, jika ada warga yang berselisih dan silang sengketa perihal kepemilikan tanah, atau dituduh mencuri, dan lain sebagainya, warga yang bersangkutan akan membawa perkara itu ke masjid. Selanjutnya pihak-pihak yang berselisih diambil sumpahnya dengan disaksikan alim ulama dan penduduk sekitar,” terangnya.

Ia menambahkan, warga meyakini jika ada yang berani bersumpah palsu di dalam masjid, maka pribadi yang bersumpah tersebut akan ditimpa hal-hal yang tidak baik. Karenanya, pada masa itu Masjid Batu amat masyhur dan tak ada orang yang berani mengambil risiko bersumpah palsu di dalamnya.

Banyak orang-orang yang berdusta, yang awalnya berani untuk bersumpah di masjid, namun setelah sampai mereka menjadi tidak memiliki keberanian dan mengakui perbuatannya.

Jikapun ada yang bersalah dan tak mengakui perbuatannya sampai sumpahnya diambil, biasanya orang itu akan menggelepar sampai tak sadarkan diri. Setelah sadar biasanya orang yang bersalah itu akan mengakui perbuatannya.

“Tapi sayang, tradisi itu sudah hilang sama sekali. Nggak ada lagi orang yang menjadikan masjid Batu sebagai sarana mempertemukan kebenaran dan mencari keadilan. Tradisi sumpah itu mulai terlupakan, cuma kalangan tua aja yang tau cerita itu,” pungkas Hasbi.(yib)

Dibaca 205 kali
Tagar Terkait:
Bagikan ke Medsos !

BERITA 5 BAWAH

  • BERITA JAMBI
  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
16 FebruarI 2018 - 20:13