JoomlaLock.com All4Share.net
Untuk Profesionalitas PPDP, Ini yang Dilakukan PPS Kenali Asam Bawah
Bimtek PPDP yang Digelar PPS Kenali Asam Bawah

JAMBERITA.COM - Memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Jambi pada 27 Juni 2018, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kenali Asam Bawah, melakukan bimbingan teknik (Bimtek) kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Kegiatan yang berlangsung sehari itu dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Kenali Asam Bawah Kecamatan Kota Baru, kota Jambi Sabtu (13/01/2018).

“Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada PPDP tentang tugasnya dalam melakukan pendataan pemilih terhadap data yang ada," ujar Anggota PPK Kota Baru Kota Jambi, Yulman dalam sambutannya

Setelah melakukan pencocokan dan penelitian di rumah warga, PPDP mengisi formulir tanda bukti pemutakhiran dan selanjutnya ditempelkan di rumah-rumah sebagai tanda bahwa pemilik rumah itu sudah didata.

Pendataan pemilih berlangsung selama 30 hari, mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018.

“Kita berharap PPDP mendata dari rumah ke rumah (door to door) sehingga tidak ada lagi orang yang sudah memenuhui syarat sebagai pemilih, tapi tidak terdaftar sebagai pemilih,” kata Yulman.

Anggota PPK Kota Baru Maryanti Sawitry selaku Koordinator Wilayah PPS Kenali Asam Bawah, sekaligus pemateri dalam Bimtek tersebut, menjelaskan bahwa sebelum tanggal 19 Februari 2017, setiap PPDP mesti membuat rencana kerja dan koordinasi ke RT atau RW setempat.

"Setelah Coklit serentak pada tanggal 20 Januari 2017 nanti, setiap Petugas PPDP per 10 hari harus memberi laporan ke PPS hasil kerjanya,” terang Meri, sapaan akrabnya.

Sementara itu Ketua PPS Kenali Asam Bawah Mualdi Saputra menyampaikan bahwa bimtek pemutakhiran data pemilih tersebut berlangsung satu hari diikuti 52 anggota PPDP yang tersebar di 49 RT di Kelurahan Kenali Asam Bawah kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Menurut Lurah Kenali Asam Bawah Bambang Sutejo, legalitas status kependudukan masih menjadi PR tebesar, walau informasi dan komunikasi sudah diupayakan, namun masih ada saja warga yang tidak peduli.

“Di catatan administrasi RT warga masih terdata, begitu di validasi pindah dan tidak memberi tahu, ini menjadi masalah kami,” keluh Bambang. (*/one)

Dibaca 112 kali
Bagikan ke Medsos !

bannerok2

BERITA 5 BAWAH

  • BERITA JAMBI
  • POLITIK JAMBI
  • HUKUM JAMBI
  • OPINI JAMBI
Post by Redaksi
19 FebruarI 2018 - 14:10